Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Italia Dilanda 'Musim flu Terparah', 7,8 Juta Warga Alami Gejala Mirip Flu

📅 Minggu, 21 Jan 2024, 13:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Italia Dilanda 'Musim flu Terparah', 7,8 Juta Warga Alami Gejala Mirip Flu Doc: ANTARA/Xinhua/Li Jing
Ket. Orang-orang berjalan melewati etalase toko di Via del Babuino di Roma, Italia, 13 Januari 2024.

ROMA - Italia tengah dilanda "musim flu paling parah dalam beberapa tahun", di mana sekitar 7,8 juta warga di negara itu mengalami gejala mirip flu sejak Oktober 2023, menurut data Institut Kesehatan Nasional Italia.

Puncak penularan flu terjadi selama sepekan menjelang Tahun Baru, dan kemudian menurun secara perlahan setelahnya.

Tingkat penularan saat ini lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan total kasus pada musim dingin kali ini diperkirakan akan melampaui angka 14 juta kasus yang tercatat pada musim dingin 2022-2023.

Jumlah kasus COVID-19 menurun pada bulan ini. Sebuah buletin mingguan dari Kementerian Kesehatan Italia yang dirilis pada Jumat (19/1) melaporkan 9.675 kasus baru pada periode 11-17 Januari 2024. Angka tersebut kurang dari setengah dibandingkan total kasus baru pada sepekan sebelumnya.

Sementara itu, Italia belum lama ini mengumumkan telah memberikan lebih dari 2 juta vaksin untuk melawan subvarian Omicron XBB.

Pejabat kesehatan Italia memperingatkan bahwa meskipun tingkat penularan influenza musiman dan virus corona tampak sudah mencapai puncaknya, terdapat risiko munculnya varian baru.

Mereka menyerukan kepada masyarakat, terutama warga lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan, untuk berhati-hati.

Belakangan ini, flu dan COVID-19 menyebar dengan beragam tingkat penularan di beberapa negara Eropa. Di Latvia, influenza terus menyebar dengan cepat selama sepekan terakhir, dengan jumlah kasus meningkat dua kali lipat dibandingkan sepekan sebelumnya, sedangkan kasus COVID cenderung menurun, sebut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Latvia pada Rabu (17/1).

Pemantauan untuk infeksi saluran pernapasan atas menunjukkan bahwa 111 warga Latvia didiagnosis menderita flu pada pekan lalu, kira-kira dua kali lipat lebih banyak dibandingkan sepekan sebelumnya. Pada periode yang sama, kasus COVID-19 tercatat 122 kasus, turun tipis dari 138 kasus pada sepekan sebelumnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.