Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Krisis Keamanan di Ekuador, Pasukan Pemerintah Ambil Kendali Penjara yang Dikuasai Geng Narkoba

📅 Senin, 15 Jan 2024, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis

Krisis terbaru ini dipicu oleh kaburnya salah satu bos geng narkotika paling kuat di negara itu dari penjara Guayaquil, Jose Adolfo Macias, yang dikenal dengan nama samaran "Fito", yang memimpin geng utama negara itu "Los Choneros".

Pemerintah mengumumkan keadaan darurat dan jam malam, sehingga membuat marah para gangster yang menyatakan "perang" terhadap warga sipil dan pasukan keamanan.

Noboa sebaliknya mengatakan negaranya "dalam keadaan perang" melawan 22 geng.

Dia mengerahkan lebih dari 22.000 pasukan keamanan ke jalan-jalan, yang telah menggeledah dan menelanjangi para pemuda untuk mencari tato yang mengidentifikasi mereka sebagai anggota salah satu geng.

Pihak berwenang telah melaporkan lebih dari 1.300 penangkapan, delapan "teroris" terbunuh dan 27 tahanan yang melarikan diri ditangkap kembali dalam operasi tersebut.Dua petugas polisi juga tewas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.