Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Pengembangan Konten Animasi Berbasis Budaya Lokal

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 18:30 WIB | Oleh:
Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Pengembangan Konten Animasi Berbasis Budaya Lokal Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menerima kunjungan pemilik kanal Rizky Riplay di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Kamis (7/5).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menjajaki peluang kolaborasi dengan pemilik kanal animasi Rizky Riplay untuk mendukung pengembangan konten digital berbasis budaya lokal.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat menerima kunjungan pemilik kanal Rizky Riplay di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Kamis (7/5), menyampaikan bahwa pemerintah berupaya mendukung pengembangan usaha pembuatan konten berbasis budaya lokal.

"Kami sedang menjajaki berbagai peluang kolaborasi untuk memastikan para kreator seperti Rizky Riplay dapat terus naik kelas," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Jumat.

"Fokusnya adalah mendiskusikan integrasi antara kreativitas dan nilai ekonomi agar IP lokal menjadi pemain utama dalam industri hiburan global," ia menambahkan.

Dalam pertemuan Menteri Ekonomi Kreatif dan Rizky Riplay juga dibahas peluang kolaborasi promosi bersama dan penguatan legalitas kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) guna meningkatkan nilai ekonomi karya lokal.

Menteri Ekonomi Kreatif menyampaikan bahwa pemerintah berusaha membantu para kreator agar dapat meningkatkan nilai ekonomi dari karya-karya mereka.

"Keberhasilan Rizky Riplay yang masuk dalam subsektor unggulan film, animasi, dan video ini harus kita replikasi agar talenta daerah bisa memperkuat brand lokal mereka sendiri," katanya.

Rizky Riplay berhasil menarik sekitar 13,9 juta pengikut di kanal YouTube dengan konten animasi bertema horor komedi dan legenda Nusantara

Kanal itu berada di bawah naungan di bawah PT Riplay Kreatif Studio, yang ingin menyediakan wadah bagi para animator lokal serta tempat magang bagi pelajar dan mahasiswa.

Dalam pertemuan dengan Menteri Ekonomi Kreatif, perwakilan Rizky Riplay mengemukakan perlunya dukungan untuk memperluas distribusi karya dan penerapan standardisasi dalam industri animasi.

"Kami mengapresiasi kesempatan berdiskusi dengan Menteri Ekraf dan menyambut baik ruang komunikasi ini untuk menjajaki berbagai potensi kolaborasi ke depan demi kemajuan industri animasi serta penguatan kapasitas animator lokal," kata Pendiri Rizky Riplay, Rizky Adidharma. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

31 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.