Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukittinggi Darurat Sampah, Wali Kota Minta Warga Kelola Sampah Agar Tidak Menumpuk

📅 Minggu, 24 Des 2023, 14:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukittinggi Darurat Sampah, Wali Kota Minta Warga Kelola Sampah Agar Tidak Menumpuk Doc: Antara/Al Fatah
Ket. Suasana Taman Jam Gadang di Bukittinggi Sumbar saat libur.

BUKITTINGGI -Wali Kota BukittinggiSumatera BaratErman Safar menyatakan daerah setempat saat ini dalam keadaan darurat sampah, akibat Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Regional Payakumbuh yang ditutup karena mengalami longsor.

"Bukittinggi darurat sampah, untuk itu diimbau kepada warga Kota Bukittinggi memastikan sampah yang dibuang ke pembuangan sementara dikemas ke dalam plastik sampah, agar ketika terjadi keterlambatan petugas mengangkut, tidak mengakibatkan bau tak sedap keluar dan sampah tidak berserakan," kata Erman Safar di Bukittinggi, Minggu (24/12).

Ia meminta kepedulian dan partisipasi aktif warga untuk dapat sementara waktu mengelola sampah di lingkungan sekitar agar tidak terjadi penumpukan.

"Mengolah sampah organik menjadi suatu yang bermanfaat, sehingga dapat mengurangi sampah yang akan dibuang. Mari kita bersama berupaya menjaga agar kota yang kita cintai ini tetap bersih," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bukittinggi Aldiasnur menambahkan, selain pengelolaan mandiri warga, pihaknya juga berusaha melakukan pembersihan dan pengiriman sampah ke beberapa daerah yang bersedia menampung.

"Diantaranya dilakukan kerja samasementara pengiriman sampah menumpuk ke Kota Padang dan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, walaupun tidak semua terangkut," kata Aldiasnur.
Pengiriman sampah itu hanya bisa dilakukan terbatas hingga DLH tetap mengedepankan kerja sama dari warga untuk pengelolaan sampah secara mandiri sampai TPAS Payakumbuh beroperasi kembali.

TPAS Payakumbuh mengalami longsor di bak penampung akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Rabu (20/12).

TPAS itu biasanya menampung 200 hingga 250 ton sampah per hari dari empat kabupaten dan kota, masing-masing Kota Payakumbuh, Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Agam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.