Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Kargo Tenggelam setelah Bertabrakan Dekat Selat Hormuz

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 16:02 WIB | Oleh:
Kapal Kargo Tenggelam setelah Bertabrakan Dekat Selat Hormuz Doc: Istimewa
Ket. Tenggelamnya kapal tersebut terjadi pada hari yang sama ketika Amerika Serikat melancarkan serangan baru terhadap Iran dan memberlakukan kembali blokade angkatan laut yang menargetkan pelabuhan dan wilayah pesisir Iran.

TEHERAN - Sebuah kapal kargo tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal lain di dekat Selat Hormuz, demikian dilaporkan kantor berita semi-resmi Iran, Fars, pada Selasa, (14/7).

Dari Datamar News, menurut kantor berita tersebut, tabrakan itu menyebabkan kapal kargo kemasukan air, sehingga memicu evakuasi darurat. Otoritas Iran mengatakan bahwa seluruh 23 awak kapal berhasil diselamatkan dan dibawa ke Pulau Qeshm, di lepas pantai selatan negara itu.

Fars tidak mengidentifikasi kapal lain yang terlibat atau memberikan rincian tentang keadaan seputar tabrakan tersebut.

Kantor berita Iran merilis rekaman yang menunjukkan kapal tersebut tenggelam. Nama Luni dapat terlihat di lambung kapal.

Data MarineTraffic menunjukkan bahwa sebuah kapal dengan nama yang sama, berlayar di bawah bendera Saint Kitts dan Nevis, telah beroperasi di area tersebut. Kapal kargo itu berangkat dari India dan menuju ke sebuah pelabuhan di Uni Emirat Arab.

Posisi terakhir yang tercatat, pada pukul 5 pagi waktu Brasília, atau 0800 GMT, menempatkan kapal tersebut di dekat Selat Hormuz setelah memasuki wilayah tersebut dari Teluk Oman.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan tersebut.

Tenggelamnya kapal tersebut terjadi pada hari yang sama ketika Amerika Serikat melancarkan serangan baru terhadap Iran dan memberlakukan kembali blokade angkatan laut yang menargetkan pelabuhan dan wilayah pesisir Iran.

Pasukan AS telah melakukan serangan terhadap target-target di sepanjang pantai Iran dalam beberapa hari terakhir, dengan Washington mengatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk mengurangi kemampuan Teheran untuk menyerang kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Sementara itu, pemerintah Iran mengatakan telah mencegat kapal-kapal yang menurut Teheran berlayar di wilayah tersebut tanpa izin atau pengawasan dari Iran.

Pada hari Selasa, wakil menteri luar negeri Iran juga mengatakan bahwa Selat Hormuz adalah masalah keamanan nasional Iran dan bahwa negara itu akan menjalankan kedaulatan atas jalur air tersebut "apa pun risikonya."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Truk Seruduk Truk di Tol Ja...

Jakarta Terus Berupaya Mengejar Status Kota Layak Anak

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Meng...
Olahraga
Gol Kevin Diks Melecut Sema...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.