Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Resolusi DK PBB Serukan Pengiriman Bantuan ke Gaza 'dalam Skala Besar'

📅 Sabtu, 23 Des 2023, 08:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Resolusi DK PBB Serukan Pengiriman Bantuan ke Gaza 'dalam Skala Besar' Doc: CNA/Reuters
Ket. Pertemuan DK PBB untuk pemungutan suara terkait usulan seruan akses pengiriman bantuan ke Jalur Gaza.

PBB - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Jumat (22.12) menyetujui resolusi yang dipermudah yang menuntut semua pihak di Israel, memungkinkan "pengiriman bantuan kemanusiaan dalam skala besar secara aman dan tanpa hambatan".

Setelah tertunda selama berhari-hari, resolusi tersebut juga menyerukan penciptaan "kondisi untuk penghentian permusuhan yang berkelanjutan" namun tidak menyerukan diakhirinya pertempuran dengan segera.

Rusia dan Amerika Serikat, yang keduanya bisa saja memveto sebagai anggota tetap DK PBB, memilih abstain, yang berarti rancangan tersebut disahkan dengan 13 suara mendukung.

Meskipun demikian, Duta Besar AS Linda Thomas-Greenfield menyebut resolusi tersebut sebagai "langkah maju yang kuat".

"Dewan ini memberikan secercah harapan di tengah lautan penderitaan," dia berkata.

Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan setelah pemungutan suara bahwa serangan Israel adalah "masalah sebenarnya" dan negara tersebut "menciptakan hambatan besar terhadap distribusi bantuan kemanusiaan". Ia mengulangi seruannya untuk segera melakukan gencatan senjata kemanusiaan.

Kelompok militan Palestina Hamas mengatakan resolusi tersebut "tidak cukup", dan "tidak menanggapi situasi bencana yang diciptakan oleh mesin perang Zionis (Israel)".

Duta Besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour mengatakan penggunaan bantuan kemanusiaan "sebagai metode perang harus diakhiri sekarang".

"Anda harus menghentikan pembunuhnya untuk menyelamatkan pasien," katanya, menyebut resolusi tersebut sebagai "langkah ke arah yang benar".

Perselisihan diplomatik di markas besar PBB di Manhattan - yang menyebabkan pemungutan suara ditunda beberapa kali minggu ini - terjadi di tengah memburuknya kondisi di Gaza dan meningkatnya jumlah korban jiwa.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya mengecam Amerika Serikat karena "menghalangi seruan yang sangat lemah untuk menghentikan permusuhan".

"Jika dokumen ini tidak didukung oleh sejumlah negara Arab, tentu saja kami akan memvetonya," dia berkata.

Uni Emirat Arab mensponsori resolusi tersebut, yang diubah di beberapa bidang utama untuk mencapai kompromi.

Duta Besar UEA untuk PBB Lana Zaki Nusseibeh mengatakan "mereka merespons dengan tindakan terhadap situasi kemanusiaan yang mengerikan".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.