Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petinggi Militer AS dan Tiongkok Jalin Komunikasi untuk Pertama Kali di 2023

📅 Sabtu, 23 Des 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Petinggi Militer AS dan Tiongkok Jalin Komunikasi untuk Pertama Kali di 2023 Doc: ISTIMEWA
Ket. Hubungan Bilateral

WASHINGTON - Pemimpin Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat (AS), Jenderal Charles "CQ" Brown, pada Kamis (21/12), menjalin komunikasi dengan Jenderal Liu Zhenli, Kepala Badan Militer Tiongkok, yang bertanggung jawab atas operasi dan perencanaan tempur. Hal ini terjadi setelah lebih dari setahun terhentinya perundingan pertahanan tingkat tinggi antara kedua negara.

Dikutip dari Radio France Internationale (RFI), Tiongkok menghentikan perundingan tersebut pada akhir tahun 2022 sebagai protes atas kunjungan Ketua DPR AS saat itu, Nancy Pelosi, ke Taiwan. Namun, para pemimpin kedua negara sepakat untuk melanjutkan perundingan tersebut ketika mereka bertemu bulan lalu.

"Brown membahas pentingnya bekerja sama untuk mengelola persaingan secara bertanggung jawab, menghindari kesalahan perhitungan, dan menjaga jalur komunikasi yang terbuka dan langsung," kata Juru Bicara Militer AS, Kapten Jereal Dorsey dalam sebuah pernyataan.

"Dia menegaskan kembali pentingnya Tentara Pembebasan Rakyat terlibat dalam dialog substantif untuk mengurangi kemungkinan kesalahpahaman," kata pernyataan itu, mengacu pada militer Tiongkok.

Bahas Keamanan Global

Kedua pemimpin militer tersebut juga membahas sejumlah masalah keamanan global dan regional selama konferensi video mereka.

Beijing bereaksi keras terhadap kunjungan Pelosi ke Taiwan pada bulan Agustus 2022, membatalkan kerja sama dengan Washington dalam isu-isu utama termasuk perubahan iklim, upaya anti-narkoba dan perundingan militer, serta meluncurkan latihan perang terbesar yang pernah ada di sekitar pulau tersebut.

Tiongkok mengeklaim Taiwan sebagai wilayahnya dan berjanji untuk menguasai pulau itu suatu hari nanti, dengan kekerasan jika diperlukan, dan menolak setiap kontak resmi antara Taipei dan pemerintah asing.

Taiwan terus-menerus hidup di bawah ketakutan akan invasi Tiongkok dan Beijing telah meningkatkan retorika dan aktivitas militernya dalam beberapa tahun terakhir.

Ketegangan antara Washington dan Beijing semakin dipicu pada tahun 2023 oleh isu-isu termasuk dugaan balon mata-mata Tiongkok yang ditembak jatuh di wilayah udara AS setelah melintasi negara tersebut, pertemuan antara Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan penerus Pelosi Kevin McCarthy, dan bantuan militer AS untuk Taipei.

Presiden AS, Joe Biden, bertemu dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, di California bulan lalu untuk pertemuan puncak pertama mereka dalam satu tahun, di mana mereka sepakat untuk memulihkan komunikasi militer-ke-militer dan meredakan ketegangan antara kedua belah pihak.

Juru Bicara Pentagon, Mayor Jenderal Pat Ryder, menggambarkan, percakapan hari Kamis antara Brown dan Liu sebagai perkembangan positif" dan "kami jelas bekerja di sini untuk menerapkan apa yang diumumkan oleh Xi dan Biden pada bulan November.ktober 2023. Istimewa

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.