Libur Nataru, Khofifah Minta Pastikan Keamanan Obyek Wisata
📅 Sabtu, 23 Des 2023, 16:32 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Jumat (22/12) malam, meminta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim, yang baru, Sigit Priyanto, memastikan kesiapan dan keamanan seluruh obyek wisata dalam masa libur Natal dan Tahun Baru.
"Maka tolong dicek betul tempat-tempat wisata. Jangan sampai ada hal yang tidak kita inginkan. Jangan sampai ada wahana terlalu tua apalagi ketika kapasitasnya meningkat. Pastikan semua aman, pastikan verifikasinya valid dan update," ujarnya usai empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemprov Jatim.
"Baik wisata alam maupun buatan, harus dipastikan dalam kondisi aman."
Menurut Khofifah, berdasarkan survei dari Kementerian Perhubungan, dalam masa libur Nataru tahun ini diprediksi pergerakan masyarakat Indonesia sebanyak 107,63 juta orang. Dari jumlah tersebut, pergerakan masyarakat didominasi dari dan ke Jatim dengan persentase 16,30 persen atau sekitar 17,54 juta orang.
"Juga daerah tujuan terbanyak ke Jatim yaitu 15,18 persen atau sekitar 16,3 juta orang," ungkapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia juga mengingatkan bahwa saat ini sektor wisata telah menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi.
"Untuk itu eksosistemnya harus baik, transportasi umum, UMKM, maupun produk kriya harus terus didukung terus publikasikan dengan masif. Gandeng youtuber dan influencer untuk promosi secara digital," ujar dia.
"Bangun komunikasi seluas-luasnya, secepat-cepatnya dan sekomprehensif mungkin. Apalagi ini sudah liburan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru)," katanya mengingatkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia turut meminta, empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemprov Jatim yang baru dilantik segera beradaptasi dan tancap gas mrnjalankan program kerja di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun instansinya.
Keempat pejabat Eselon II yang dilantik yakni Hendro Gunawan sebagai Inspektur Provinsi Jatim, Evy Afianasari sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim, Sigit Priyanto sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim, dan Damayanti Tinduh, sebagai Wakil Direktur Pendidikan Profesi, Penelitian dan Sumber Daya Manusia RSUD dr. Soetomo.
"Hari ini kita harus segera tancap gas dan cepat beradaptasi. Karena panjenengan semua Kepala OPD adalah penguatan dari seluruh lini terdepan, lokomotif terdepan dari public service yang kita dedikasikan untuk masyarakat, bangsa dan negara," ujarnya.
Khofifah lantas mendetailkan pesannya kepada masing-masing pejabat yang baru saja dilantik. Kepada Inspektur Provinsi Jatim, ia meminta agar menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Rekomendasi-rekomendasi dari BPK ini harus betul-betul ditelaah dan dimaksimalkan komitmen dari kita untuk menindak lanjuti. Kemudian segera koordinasikan dengan OPD-OPD dan juga kabupaten/kota," katanya.
Khofifah menegaskan, bahwa pemeriksaan dan rekomendasi ini 'mahkotanya' ada pada tindak lanjutnya. Untuk itu, menindaklanjuti rekomendasi BPK menjadi sangat penting. Apalagi tahun lalu kita 38 kab/kota se Jatim dan provinsi semuanya sudah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!