Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Biden Tandatangani UU Pertahanan Senilai $886 Miliar

📅 Sabtu, 23 Des 2023, 13:44 WIB | Oleh:
Biden Tandatangani UU Pertahanan Senilai $886 Miliar Doc: Kyodo
Ket. Foto menunjukkan jet tempur di kapal induk AS Ronald Reagan di Laut Filipina pada 6 November 2023.

WASHINGTON - Presiden AS Joe Biden pada Jumat (22/12) menandatangani rancangan undang-undang paket kebijakan pertahanan senilai $886 miliar termasuk langkah-langkah untuk melawan aktivitas militer Tiongkok di kawasan Indo-Pasifik dan membantu pasukan Taiwan.

Kyodo melaporkan, Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional untuk tahun fiskal hingga September 2024 mencakup $14,7 miliar untuk Inisiatif Pencegahan Pasifik, yang merupakan bagian dari upaya AS untuk meningkatkan kemampuan militer melalui latihan dengan sekutu dan negara mitranya di kawasan.

Meskipun menyebutkan perlunya program pelatihan komprehensif dan peningkatan kapasitas bagi militer Taiwan, undang-undang tersebut mensyaratkan kerja sama AS dalam upaya pulau demokratis untuk memperkuat aktivitas keamanan siber militer.

Hal ini juga memberi lampu hijau untuk rencana penjualan kapal selam bertenaga nuklir ke Australia di bawah kemitraan trilateral AUKUS yang juga melibatkan Inggris.

Biden mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tindakan tersebut "memberikan otoritas penting yang kita perlukan untuk membangun militer yang diperlukan untuk mencegah konflik di masa depan, sekaligus mendukung anggota militer dan pasangan serta keluarga mereka yang menjalankan misi tersebut setiap hari."

RUU tersebut disetujui oleh Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat, minggu lalu.

Untuk terus membantu Ukraina mengusir Rusia, undang-undang tersebut memungkinkan AS untuk memperpanjang program pembelian senjata dan peralatan dari industri pertahanan saat ini hingga akhir tahun 2026.

Kenaikan gaji sebesar 5,2 persen untuk anggota militer dan pekerja sipil telah disetujui dalam undang-undang tersebut.

Amerika Serikat dan Tiongkok melaporkan insiden jarak dekat antara pesawat militer dan kapal mereka di Laut Tiongkok Selatan awal tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.