Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penembakan Massal Terjadi di Kampus Praha Ceko, 14 Orang Tewas

📅 Jumat, 22 Des 2023, 08:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penembakan Massal Terjadi di Kampus Praha Ceko, 14 Orang Tewas Doc: AFP/Michal CIZEK
Ket. Penembakan massal terjadi di kampus Universitas Charles di ibukota Republik Ceko.

PRAHA - Seorang mahasiswa berusia 24 tahun membunuh 14 orang dan melukai 25 orang di sebuah universitas Praha pada Kamis (21/12) dalam peristiwa penembakan terburuk di Republik Ceko.

Kekerasan di pusat bersejarah kota tersebut memicu evakuasi, respons besar-besaran dari polisi bersenjata lengkap, dan peringatan bagi masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah.

Penembakan terjadi di Fakultas Seni Universitas Charles, yang terletak di dekat lokasi wisata utama seperti Jembatan Charles abad ke-14.

"Saat ini saya dapat memastikan 14 korban kejahatan mengerikan dan 25 orang terluka, 10 di antaranya serius," kata kepala polisi Martin Vondrasek kepada wartawan setelah penembakan.

Semua korban tewas di dalam gedung, katanya.Media mengatakan setidaknya beberapa di antara mereka adalah rekan mahasiswa pelaku penembakan.

Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan salah satu korban luka adalah warga negara Belanda.

Vondrasek menambahkan pria bersenjata tersebut, yang sebelumnya tidak diketahui polisi, memiliki "gudang senjata dan amunisi yang besar" dan tindakan cepat polisi dapat mencegah terjadinya pembantaian yang lebih serius.

Pemerintah mengumumkan hari berkabung nasional pada tanggal 23 Desember, dengan mengimbau pengibaran bendera setengah tiang di gedung-gedung resmi dan masyarakat diminta untuk mengheningkan cipta selama satu menit pada siang hari.

Daftar siswa yang hilang dibagikan di media sosial, sementara mereka yang selamat dari penembakan memposting pesan untuk memberi tahu teman dan kerabat mereka.

Vondrasek mengatakan polisi mulai mencari pria tersebut sebelum penembakan massal, karena ayahnya ditemukan tewas di desa Hostoun sebelah barat Praha.

Pria bersenjata itu "berangkat ke Praha dan mengatakan dia ingin bunuh diri", kata Vondrasek.Polisi sebelumnya menduga pria bersenjata itu membunuh ayahnya.

Polisi menggeledah gedung Fakultas Seni di mana pria bersenjata itu diperkirakan akan datang untuk memberikan ceramah, namun dia pergi ke gedung utama fakultas di dekatnya dan mereka tidak menemukannya.

"Pada pukul 13.59, kami menerima informasi pertama tentang penembakan," kata Vondrasek kepada wartawan. Unit tanggap cepat tiba di lokasi dalam waktu 12 menit.

"Pada pukul 14.20, petugas yang beraksi memberi tahu kami tentang mayat pria bersenjata yang tidak bergerak," kata Vondrasek. Informasi yang belum dikonfirmasi menunjukkan bahwa dia telah bunuh diri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.