Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IAEA: Reaktor Nuklir ke-2 Korea Utara Gunakan Bahan Bakar Atom

📅 Jumat, 22 Des 2023, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
IAEA: Reaktor Nuklir ke-2 Korea Utara Gunakan Bahan Bakar Atom Doc: CNA/Reuters
Ket. Bendera Korea Utara berkibar di desa Gijungdong di Korea Utara, gambar ini diambil di dekat desa gencatan senjata Panmunjom di dalam zona demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan kedua Korea, Korea Selatan, 19 Juli 2022.

VIENNA - Sebuah reaktor nuklir di kompleks Yongbyon Korea Utara untuk pertama kalinya tampaknya menggunakan bahan bakar atom, kata pengawas nuklir PBB pada Kamis (21/12) malam, yang berarti negara tersebut memiliki potensi sumber plutonium baru untuk senjata nuklirnya. .

Korea Utara selama bertahun-tahun menggunakan bahan bakar bekas dari reaktor nuklir berkekuatan 5 megawatt di Yongbyon untuk memproduksi plutonium untuk persenjataan nuklirnya, namun pelepasan air hangat dari reaktor air ringan yang lebih besar menunjukkan bahwa hal tersebut kini mulai beroperasi juga, International Atomic kata Badan Energi (IAEA).

"Pembuangan air hangat merupakan indikasi bahwa reaktor telah mencapai kondisi kritis," kata Ketua IAEA Rafael Grossi dalam sebuah pernyataan, yang berarti reaksi berantai nuklir di dalam reaktor akan berlangsung secara mandiri.

IAEA tidak memiliki akses ke Korea Utara sejak Pyongyang mengusir inspekturnya pada 2009. Badan tersebut sekarang mengamati negara tersebut dari jauh, terutama menggunakan citra satelit. Tanpa akses, IAEA tidak dapat memastikan status operasional reaktor tersebut, kata Grossi.

IAEA mengatakan telah mengamati aliran air yang keluar dari sistem pendingin reaktor air ringan sejak Oktober, yang menunjukkan bahwa reaktor tersebut sedang dioperasikan. Indikasi terbaru menunjukkan bahwa airnya hangat, kata Grossi.

"LWR, seperti reaktor nuklir lainnya, dapat menghasilkan plutonium dalam bahan bakar iradiasinya, yang dapat dipisahkan selama pemrosesan ulang, jadi hal ini memprihatinkan," katanya, seraya menambahkan bahwa kemajuan program nuklir Korea Utara "sangat disesalkan". .

Reaktor air ringan tampak selesai selama bertahun-tahun tanpa dioperasikan.

Aktivitas di lokasi uji coba nuklir Korea Utara di Punggye-ri telah menimbulkan spekulasi bahwa negara tersebut sedang mempersiapkan uji coba senjata nuklir lainnya seiring upaya negara tersebut memperkecil hulu ledaknya untuk digunakan dalam rudal balistiknya.

Korea Utara telah melakukan enam uji coba nuklir

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.