Tidak Terserap, Penarikan Utang untuk Biayai Defisit Malah Makin Bebani APBN
📅 Sabtu, 16 Des 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiBelanja negara tercatat menurun 4,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 2.698,4 triliun rupiah karena penurunan belanja pusat sebesar 5,9 persen menjadi 1.840,4 triliun rupiah.
Namun demikian, transfer ke daerah mengalami pertumbuhan sebesar 0,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 747,8 triliun rupiah.
Meskipun mulai defisit, keseimbangan primer tercatat masih surplus 378,6 triliun rupiah atau lebih baik dari proyeksi yang diperkirakan defisit 156,8 triliun rupiah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!