Pancaroba Jadi Penyebab Kenaikan Covid-19
📅 Sabtu, 16 Des 2023, 05:25 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
JAKARTA - Rupanya perubahan musim menjadi penyebab mulai marak lagi Covid-19. Artinya, masa pancaroba ini menjadi pendorong peningkatan persebaran penyakit tersebut.
"Peralihan musim atau pancaroba menjadi salah satu penyebab naiknya angka kasus Covid-19," jelasKepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Selain itu, masih ada dua faktor lainnya yang juga menjadi pendorong kasus tersebut terus meningkat. Jadi ada tiga faktor. Pertama pancaroba atau peralihan musim, sehingga imunitas seseorang menurun akibat udara yang lembab.
Lalu, faktor kedua terkait imunitas tubuh manusia. Antibodi Covid-19 mulai menurun enam bulan sesudah vaksinasi. Faktor ketiga, adanya mutasi virus atau varian baru. Namun meski virus bermutasi sehingga lebih cepat menular, gejala yang muncul seharusnya tidak lebih berat.
Lebih lanjut, Ngabila, seperti dikutip Antara, menegaskan bahwa fokus pemerintahan yakni melindungi kelompok rentan dengan cara melengkapi vaksinasi dan melakukan deteksi kesehatan. Hal itu mengingat sejak Covid-19 dinyatakan sebagai endemi Juni 2023, maka tanggung jawab utama ada pada diri masing-masing. Pemerintah juga akan tetap mengimbau dan menyediakan vaksin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lalu, memperketat protokol kesehatan (prokes) memakai masker dan mencuci tangan untuk mencegah terkena paparan Covid-19. Lalu, untuk mencegah keparahan dan kematian pada kelompok rentan, maka perlu dilakukan vaksinasi.
Dinas Kesehatan menyebutkan bahwa jumlah kasus positif di DKI Jakarta per 13 Desember 2023 sebanyak 365 kasus. Pada 11 Desember 2023, kasus positif ditemukan sebanyak 57 kasus, lalu pada 12 Desember sebanyak 127 kasus dan pada 13 Desember sebanyak 131 kasus.
"Kasus kematian pada 1-10 Desember sebanyak 2 kasus, sedangkan kasus kematian pada 11-13 Desember sebanyak 0 kasus," kata Ngabila. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggencarkan vaksinasi untuk warga berusia 18 tahun ke atas guna menekan penyebaran Covid-19.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ngabila menyebut ekitar 8,4 juta orang target pemberian dosis 1-4 usia 18 tahun ke atas di DKI Jakarta. Dia ????mengimbau masyarakat DKI Jakarta segera melengkapi vaksinasi dosis satu sampai empat. "Prinsip vaksinasi ini lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!