Akhemeniyah, Kekaisaran Multikultur di Iran Kuno
📅 Rabu, 13 Des 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoKekaisaran Banyak Negara
Cyrus melihat kerja sama sebagai sebuah kekuatan, terutama dalam hal mengamankan hadiah utama Babilonia. Daripada mencoba merebut kota terbesar di dunia dengan kekerasan, Cyrus melakukan kampanye propaganda untuk mengeksploitasi ketidakpopuleran rajanya, Nabonidus.
Dalam tradisi Babilonia, akan lebih aman jika ada Cyrus, demikian pesan yang disampaikan. Pintu gerbang dibuka dan daun palem dibentangkan di hadapannya ketika ia memasuki kota. Setibanya di Babilonia, Cyrus melakukan upacara keagamaan yang diabaikan Nabonidus dan mengembalikan ikon-ikon yang disita ke kuil-kuil mereka di seluruh negeri.
Tindakan tersebut memungkinkan Cyrus untuk mengklaim pemerintahan yang sah di Babilonia sebagai aturan yang disetujui oleh para dewa Babilonia. Dia kemudian menjelaskan apa yang akan terjadi dalam kerajaannya dan ini akan menjadi sebuah kerajaan yang, pada dasarnya, didasarkan pada semacam kontrak antara dirinya dan berbagai bangsa yang berada di bawah pengawasannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereka akan membayar upeti, dan dia akan memastikan semua orang bebas menyembah dewa mereka sendiri dan hidup sesuai dengan adat istiadat mereka.
Multikulturalisme Cyrus pada akhirnya membuat perdamaian kekaisaran yang abadi menjadi sebuah kemungkinan nyata dan menentukan cara kerajaan-kerajaan di kemudian hari berusaha mencapai pemerintahan yang stabil.
Jelas bagi Cyrus bahwa ini adalah satu-satunya cara yang bisa diharapkan untuk mempertahankan penaklukannya, tapi ini adalah visi yang hanya bisa dibayangkan oleh seseorang dari luar peradaban lembah sungai, dengan keterikatan kuat mereka pada dewa-dewa lokal. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!