Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Utusan Iklim AS Peringatkan COP28 Kesempatan Terakhir Pertahankan Target Suhu 1,5C

📅 Selasa, 12 Des 2023, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Utusan Iklim AS Peringatkan COP28 Kesempatan Terakhir Pertahankan Target Suhu 1,5C Doc: Politico/Stuart Wilson/COP28 via Getty Images
Ket. Utusan khusus presiden AS untuk Iklim, John Kerry.

DUBAI - Utusan khusus presiden AS untuk Iklim John Kerry pada Selasa (12/12) memperingatkan bahwa pertemuan puncak iklim COP28 PBB di Dubai adalah kesempatan "terakhir" dunia untuk mempertahankan target pembatasan pemanasan global.

Kerry mengeluarkan peringatannya beberapa jam setelah presiden COP28 Sultan Al Jaber mengusulkan rancangan kesepakatan yang tidak mencakup penghapusan bahan bakar fosil, sehingga mengecewakan Amerika Serikat, Uni Eropa, dan pulau-pulau dataran rendah yang paling rentan terhadap perubahan iklim.

"Banyak dari kita yang menyerukan dunia untuk menghentikan penggunaan bahan bakar fosil," kata Kerry kepada para menteri.

"Saya pikir sebagian besar dari Anda di sini menolak menjadi bagian dari sandiwara."

Mantan menteri luar negeri tersebut berbicara dalam sesi tertutup namun sekelompok pengamat di luar ruangan menonton melalui webcast langsung yang dapat diakses oleh salah satu dari mereka.

"Ini adalah COP terakhir yang kita punya, kesempatan untuk mempertahankan suhu 1,5 derajat. Ini dia," kata Kerry, beberapa jam sebelum pertemuan puncak dijadwalkan berakhir.

Perjanjian Paris tahun 2015 yang penting menetapkan target yang semakin sulit untuk membatasi pemanasan hingga 1,5 derajat Celcius (2,7 derajat Fahrenheit) dari tingkat pra-industri untuk menghindari kerusakan terburuk akibat perubahan iklim.

"Saya rasa tidak ada seorang pun di sini yang ingin dikaitkan dengan kegagalan dalam menjalankan tanggung jawab ini. Tidak banyak orang di kehidupan publik yang diminta untuk membuat pilihan hidup dan mati secara historis," kata Kerry pada Selasa dini hari.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Ini adalah perang untuk bertahan hidup."

Setelah rancangan sebelumnya mencantumkan opsi penting untuk "menghapuskan" minyak, gas, dan batu bara, naskah baru tersebut berfokus pada "pengurangan" produksi dan konsumsi minyak, gas, dan konsumsi guna mencapai emisi nol bersih pada 2050.

Bahan bakar fosil bertanggung jawab atas sebagian besar emisi gas rumah kaca yang memerangkap panas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Persija Pinjamkan Striker Mauro Zijlstra ke Arema Malang
    Preview komentar:
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
  • Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
  • Daftar Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 Rp2,710 Juta/Gram, Antam Rp2,782 juta/Gram, UBS Rp2,774 Juta/Gram
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Status Siaga Kekeringan Met...

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
Daerah
Prawirotaman Adakan Festiva...
Daerah
Warga Semarang yang Akan Me...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.