Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemilu Lancar Jadi Kunci untuk Jaga Kepercayaan Investor

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 00:13 WIB | Oleh:
Pemilu Lancar Jadi Kunci untuk Jaga Kepercayaan Investor Doc: ISTIMEWA
Ket. ARIAWAN GUNADI Pengamat Hukum Bisnis dan Perdagangan Internasional - Kalau kita lihat ini pemilu semuanya lancar, efektif, semuanya smooth, pergantian pemimpin akan oke, nanti lambat laun akan bergerak naik investasinya.

JAKARTA - Pelaksanaan Pemilu 2024 yang lancar dan aman menjadi kunci untuk tetap menjaga kepercayaan investor. Kinerja investasi akan sangat terpengaruh oleh stabilitas di bidang hukum di Tanah Air.

"Kalau kita lihat ini pemilu semuanya lancar, efektif, semuanya smooth, pergantian pemimpin akan oke, nanti lambat laun akan bergerak naik investasinya," kata pengamat hukum bisnis dan perdagangan internasional, Ariawan Gunadi, di Jakarta, Jumat (8/12).

Seperti dikutip dari Antara, Ariawan menuturkan wajar jika hajatan pesta demokrasi pemilu akan mempengaruhi perspektif para investor.

"Karena, dengan tahun politik yang ada, kemungkinan investor akan menahan, menunggu perkembangan terkini," kata Ariawan.

Oleh karena itu, Ariawan berpendapat akan ada potensi perlambatan ekonomi pada momentum pergantian kepemimpinan tahun 2024 mendatang.

Untuk bisa menggenjot aliran investasi pada tahun politik 2024, Ariawan menegaskan perlu ada perbaikan tata kelola pemerintahan. Ia juga mengingatkan jangan sampai masalah hukum yang melibatkan pejabat negara menggoyahkan kepercayaan investor.

Perizinan Mudah

Kondisi politik yang kondusif juga dinilai jadi kunci membangkitkan kepercayaan investor. Demikian pula koordinasi yang erat dan perizinan yang mudah perlu ditingkatkan untuk bisa mempermudah investor menanamkan modal di Tanah Air.

"Integrasi antarkementerian juga penting untuk mendulang investasi yang baik dari asing ke Indonesia. Lalu, permudah perizinan, ketika asing masuk, permudah kesempatan berkarya orang lokal, kombinasi sama asing, sehingga kolaborasi antara kita dengan negara lain lebih mudah," kata Guru Besar Universitas Tarumanagara itu.

Sebelumnya, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eko Listiyanto, memperkirakan konsumsi rumah tangga akan tumbuh tinggi saat Pemilu 2024.

Sektor perekonomian yang juga akan ikut terkerek oleh pemilu, antara lain sektor makanan, minuman, pakaian, alas kaki, jasa perawatan, transportasi, komunikasi, hotel, restoran, dan perlengkapan rumah tangga.

"Gambarannya adalah sektor-sektor fast moving consumer goods (FMCG) akan menikmati windfall hajatan 5 tahunan," kata Eko.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Pemilu 2019 yang dilaksanakan pada kuartal II, konsumsi rumah tangga tumbuh lebih tinggi dari tiga kuartal lain yakni sebesar 5,18 persen.

Konsumsi rumah tangga yang naik karena pemilu juga diyakini turut andil dalam penurunan tingkat kemiskinan dari 9,36 persen pada Maret 2023 menjadi 9,16 persen pada 2024. Di samping itu, tingkat kemiskinan juga turun karena bantuan sosial dan subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.