Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Lupakan Kearifan Lokal, Pemprov Banten Kembangkan Pariwisata Badui

📅 Kamis, 07 Des 2023, 00:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Lupakan Kearifan Lokal, Pemprov Banten Kembangkan Pariwisata Badui Doc: ANTARA/HO-Dokumen Pemprov Banten
Ket. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembangkan pariwisata di Badui dengan menyediakan fasilitasi diantarnya tempat parkir hingga pelatihan tenun badui.

Serang - Jangan lupakan kearifan lokal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembangkan pariwisata di Badui dengan menyediakan fasilitasi, di antaranya tempat parkir hingga pelatihan pembuatan kain tenun khas suku yang ada di pedalaman Kabupaten Lebak tersebut.

Pj Gubernur Banten Al Muktabar di Serang, Banten, Rabu, menegaskan, Pemprov Banten mendukung serta memperkuat masyarakat Badui untuk melestarikan budaya suku yang dalam kehidupannya masih mempertahankan tradisi nenek moyangnya itu.

"Kita dukung wisata budaya Badui untuk berkembang, Pemprov Banten memfasilitasi tempat parkir untuk pengembangan pariwisata dan akan dibangun etalase tenun serta fasilitas lainnya," katanya.

Selain itu, kata Al, bersama kementerian terkait juga dilakukan perbaikan infrastruktur jalan akses menuju wisata budaya Badui yang akan semakin lancar dan cepat, didukung Jalan Tol Serang-Panimbang.

"Kami juga merespon atas usulan Kepala Desa Kanekes Jaro Saija untuk diadakan Festival Tenun Badui, guna melestarikan budaya yang ada di Badui," katanya.

Al menegaskan, pelatihan tenun khas Suku Baduisebagai pelestarian budaya Badui. Sekaligus sebagai pemberdayaan perempuan untuk penguatan ekonomi keluarga.

Hasil tenunan itu luar biasa. Ada yang anak usia 12 tahun sudah rapi hasil tenunnya, kita juga berharap tenun Badui ini semakin banyak diminati oleh masyarakat luar negeri," katanya.

Sementara itu, Ketua harian Dekranasda Provinsi Banten Babar Suharso, mengatakan, untuk pelatihan tenun Badui diikuti oleh 80 orang dari Kanekes, Kaduketug, Gembong, dan Cisaban.

"Peminat tenun Badui meningkat. Tenun Badui menjadi kebanggaan Provinsi Banten," ungkapnya.

Dikatakan, masing-masing peserta mendapatkan bantuan alat tenun, pemintal benang, dan paket benang bahan tenun 10 kg.

"Selama 35 hari, peserta mendapatkan pelatihan manajemen, inovasi kombinasi motif, terapan pada kerajinan lain, dan pemasaran," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.