Ilmuwan: Pemanasan Global Menuntut Penghapusan Karbon dengan Cepat
📅 Rabu, 06 Des 2023, 00:23 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo STeknologi penghilangan karbon, mulai dari penggunaan batuan khusus hingga mesin, masih dalam tahap awal dan hanya mampu menghilangkan beberapa ribu ton CO2 dari atmosfer setiap tahunnya. Biaya perlu diturunkan dan penerapan harus dipercepat.
Hal ini sebagian disebabkan oleh peran penyerap karbon, yaitu bagian daratan dan lautan yang menyerap lebih banyak karbon daripada emisinya, mungkin akan terkena dampak negatif seiring dengan pemanasan bumi, sehingga mengurangi kapasitas ekosistem alami untuk menghilangkan CO2.
Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa daerah-daerah yang tenggelam, seperti lautan dan Amazon, sudah menyerap lebih sedikit CO2 dibandingkan sebelumnya dan pemanasan dapat semakin menurunkan kemampuannya.
Sejumlah perusahaan telah melakukan investasi dalam penghapusan karbon dalam upaya membantu menurunkan biaya. Begitu pula dengan pemerintahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Khususnya, pemerintahan Biden mengalokasikan lebih dari 1 miliar dolar AS ke pusat penelitian untuk menguji mesin penghilang karbon pada awal tahun ini. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa AS dapat mencapai target emisi nol bersih pada pertengahan abad ini, sebuah target yang menurut penelitian harus dicapai oleh dunia untuk mempertahankan suhu 1,5 derajat Celcius.
"Anda tidak bisa terus mengeluarkan emisi dan berharap penghapusan karbon akan menyelamatkan kita, namun hal ini tidak akan terjadi," kata Mukherji.
"Ini akan menjadi salah satu dari beberapa alat yang ada dalam perangkat ini, namun yang paling penting tetaplah pengurangan emisi gas rumah kaca," pungkas dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!