Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Lebak Targetkan Saba Budaya Badui 40.000 Wisatawan

📅 Minggu, 03 Des 2023, 16:15 WIB | Oleh:
Pemkab Lebak Targetkan Saba Budaya Badui 40.000 Wisatawan Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Pengunjung saba budaya Badui cukup padat untuk wisata alam di atas kawasan Gunung Kendeng sambil menikmati makan durian lokal khas Badui.

Lebak --Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten menargetkan saba budaya Badui sebanyak 40.000 wisatawan tahun 2023, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat adat di daerah itu.

"Kita meyakini target itu bisa terealisasi karena sampai sekarang sudah mencapai 35.920 wisatawan terdiri dari wisatawan domestik 35.781 dan wisatawan mancanegara 39 orang," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak Imam Rismahayadin di Lebak, Sabtu.

Pemerintah Kabupaten Lebak hingga kini terus mengoptimalkan promosi untuk memperkenalkan saba budaya Badui guna menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

Sebab, sektor pariwisata menyumbangkan ekonomi cukup besar untuk peningkatan pendapatan daerah dan masyarakat setempat.

Kehadiran saba budaya Badui itu salah satu ikon pariwisata Kabupaten Lebak, bahkan mendunia.

Oleh karena itu, pihaknya menargetkan pengunjung ke saba budaya Badui sebanyak 40.000 wisatawan.

"Kami optimistis target kunjungan saba budaya Badui melebihi target, karena saat ini memasuki musim durian dan dipastikan liburan tahun baru 2024 kawasan pemukiman Badui dipadati wisatawan," kata Imam.

Menurut dia, saat ini, pendapatan ekonomi masyarakat Badui luar biasa, karena musim durian dari awal November 2023 dipastikan menggulirkan perputaran uang hingga miliaran rupiah.

Musim durian merupakan bonus tersendiri bagi masyarakat Badui, karena setiap hari pengunjung dari berbagai daerah cenderung meningkat, terlebih akhir pekan kondisi jalan di pemukiman Badui cukup padat.

Panen musim buah durian itu memiliki daya tarik pengunjung untuk wisata alam sambil menikmati lezatnya durian khas pertanian masyarakat Badui.

Selain itu juga pengunjung banyak pencinta kerajinan masyarakat Badui di antaranya kain tradisional, baju kampret, ikat kepala atau lomar, selendang, baju batik khas Badui, tas koja, golok, suvenir dan minuman madu.

"Semua produk yang ada di Badui baik buah durian dan aneka kerajinan relatif murah dan terjangkau mulai Rp10 ribu sampai Rp350 ribu," katanya menjelaskan.

Menurut dia, para penggiat saba budaya Badui dan lembaga adat setempat mengedukasi kepada para pengunjung juga masyarakat itu sendiri agar dapat menjaga adat istiadat dan norma yang berlaku di wilayah adat Badui.

Selain itu juga dapat menjaga ketertiban, keamanan dan kebersihan dengan kata lain sapta pesonanya harus jalan baik pribumi maupun pengunjung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Nasional
Mentan: Stok Beras Lebih da...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.