Perubahan Iklim Dinilai Memperparah Ketimpangan Gender di Kawasan Pesisir
📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 13:54 WIB | Oleh: Tim PenulisSayangnya, sejauh ini penelitian sosial dan feminis seputar perubahan iklim masih langka. Tanpa studi yang memadai, perempuan dan anak-anak perempuan berisiko tetap terabaikan.
Analisis saya sebelumnya juga menunjukkan kebijakan adaptasi iklim di Indonesia masih netral gender. Negara ini, termasuk juga pemerintah daerah, perlu membuka mata lebar-lebar bahwa perubahan iklim bukanlah persoalan yang netral gender. Dengan demikian, pencegahan dan penanganan krisis iklim lebih berkeadilan bagi semua.![]()
Andi Misbahul Pratiwi, PhD Candidate, School of Geography, University of Leeds
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!