Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Srikandi Ganjar Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Perempuan Jaktim Lewat Pelatihan Pengolahan Tempe

📅 Jumat, 17 Nov 2023, 15:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Srikandi Ganjar Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Perempuan Jaktim Lewat Pelatihan Pengolahan Tempe Doc: istimewa
Ket. Pelatihan pembuatan dan pengolahan tempe kepada warga di Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.

JAKARTA - Sukarelawan Srikandi Ganjar terus mengadakan kegiatan bermanfaat sebagai wujud kepeduliannya kepada masyarakat terutama kaum perempuan.

Pada Rabu (15/11), simpatisan Ganjar Pranowo tersebut menggelar pelatihan pembuatan dan pengolahan tempe kepada warga di Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.

Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar Jabodetabek Wahyuni Safitri mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan melalui olahan produk UMKM.

"Kegiatan Srikandi Jabodetabek hari ini mengambil tema UMKM naik level, karena kita melihat dari kegiatan hari ini kita mengadakan pelatihan pembuatan dan pengolahan tempe secara menarik," ujar Safitri.

Olahan dari fermentasi kedelai tersebut dikreasikan semenarik mungkin menjadi nugget tempe ataupun tempe mendoan agar masyarakat tidak bosan mengkonsumsinya.

Bentuknya yang monoton pun disulap menjadi karakter yang unik seperti bentuk hewan ataupun bunga agar minat masyarakat dalam mengkonsumsi tempe meningkat, terutama anak-anak. "Maka dari itu kami menciptakan atau mengkreasikan dari segi bentuk, packaging, dan pemasarannya. Sehingga ini dapat menjadi modal usaha milenial. Yang pastinya kita memberdayakan perempuan sehingga perempuan ini menjadi mandiri secara ekonomi," jelas Safitri.

Dengan pembekalan yang diberikan, Srikandi ingin memberdayakan perempuan agar memiliki ide usaha yang menjanjikan. Apalagi tempe mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan murah untuk didapatkan.

Sementara itu, Ristini selaku pemateri yang juga pegiat tempe dalam kesempatan tersebut menjelaskan kepada para peserta bagaimana proses tahapan cara membuat tempe.

Menurut dia, kegiatan yang dihelat Srikandi Ganjar sangat bermanfaat untuk menambah keterampilan warga dalam mengolah tempe. "Biar anak-anak gak bosen makan tempe (dibentuk jadi) kura-kura, karakter hewan, karakter bunga, lucu-lucu. Alhamdulillah bermanfaat. Jadi anak-anak makan tempe, jadi sehat. Moga-moga anak-anak Indonesia jadi sehat, gak selalu makan yang instan, gak jajanan terus," pungkas Ristini.(*)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.