Pertempuran di Myanmar Blokir Jalur Perdagangan dengan Tiongkok
📅 Sabtu, 11 Nov 2023, 13:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/STR
YANGON - Serangan mendadak oleh kelompok etnis bersenjata Myanmar telah memblokir dua jalan penting yang strategis menuju Tiongkok, mitra dagang penting negara itu, menghambat perdagangan lintas batas, dan menolak pajak junta dan devisa.
Pertempuran berkecamuk di negara bagian Shan utara selama dua minggu, menyebabkan hampir 50.000 orang mengungsi, menurut PBB. Ini menjadi tantangan militer paling serius bagi para jenderal sejak mereka merebut kekuasaan pada 2021.
Penyumbatan jalur transportasi utama telah menyebabkan kenaikan harga di pasar dan menghambat kemampuan junta mengirim bala bantuan untuk mengatasi serangan.
"Kami belum melihat truk (barang) apa pun sejak pertempuran dimulai pada 27 Oktober," kata seorang penduduk kota Muse di perbatasan dengan Tiongkok kepada AFP.
Ratusan truk biasanya lewat setiap hari, membawa buah-buahan dan sayuran ke Tiongkok atau membawa kembali peralatan elektronik, obat-obatan, dan barang-barang konsumsi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di kota Lashio, sekitar 160 km jauhnya melalui jalan darat, warga merasakan dampak dari pertempuran tersebut.
"Satu kantong beras berharga 160.000 kyat (76 dolar AS) sebelum pertempuran," kata seorang warga kepada AFP, yang juga meminta tidak disebutkan namanya karena alasan keamanan.
"Harga saat ini adalah 190.000 kyat… jika terjadi pertarungan yang panjang, kita akan kesulitan untuk bertahan."
Sebaiknya Anda baca juga:
Lalu lintas barang dari Muse terhenti sejak pejuang dari Tentara Arakan (AA), Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar (MNDAA) dan Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA) melancarkan serangan mereka pada 27 Oktober.
Chinshwehaw, hub lain di perbatasan dengan provinsi Yunnan di Tiongkok, saat ini juga ditutup untuk bisnis.
Pekan lalu, MNDAA mengunggah rekaman para pejuangnya mengibarkan bendera di gerbang perbatasan. Junta kemudian mengakui telah kehilangan kendali atas kota tersebut.
Penyeberangan Chinshwehaw dan Muse membawa lebih dari sepertiga perdagangan dengan negara tetangga Myanmar senilai 5,32 miliar dolar AS dari April hingga awal November tahun ini, menurut data kementerian perdagangan.
Para analis mengatakan sekitar 1 miliar dolar AS dari perdagangan tersebut berasal dari gas alam yang disalurkan ke Tiongkok melalui Muse.
Kemungkinan besar lebih banyak perdagangan melintasi perbatasan melalui pasar gelap dan tidak dimasukkan dalam angka resmi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!