Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasien Cacar Monyet Telah Mencapai 29

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 05:25 WIB | Oleh:
Pasien Cacar Monyet Telah Mencapai 29 Doc: ANTARA/freepick
Ket. Ilustrasi - Cacar Monyet atau Monkeypox.

JAKARTA - Persebaran penyakit cacar monyet terus meluas di Jakarta. Hingga kemarin, sudah mencapai 29 kasus positif aktif cacar monyet. Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi di Dinas Keseharan (Dinkes) Jakarta, Ngabila Salama, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, mengatakan ada tambahan satu kasus cacar monyet pada tanggal 7 November.

"Selama November, terdapat enam kasus cacar monyet baru," katanya. Kemudian, untuk satu kasus bulan Agustus 2022 sudah sembuh. Maka, sejauh ini, total kasus positif aktif cacar monyet sebanyak 30. Adapun para penderita, ujarnya, laki-laki berumur 25-50 tahun. Semuanya menunjukkan gejala ringan.

Selain itu, proporsi orang positif cacat monyet dari keseluruhan yang menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) para pasien tersebut mencapai 25 persen. "Semua tertular dari kontak seksual," katanya. Ngabila mengatakan, seluruh penderita cacar monyet yang berdomisili di Jakarta kini tengah diisolasi di rumah sakit.

Dia juga menjelaskan bahwa terdapat tujuh suspek atau terduga bergejala penyakit tersebut. Sementara itu, sebanyak 92 orang menunjukkan hasil negatif dalam tes PCR-nya. Ngabila juga menuturkan bahwa capaian target vaksinasi cacar monyet mencapai 100 persen. "Total penerima vaksinasi 495 orang dari target 495 orang," katanya.

Sebelumnya,Ngabilamenuturkan akan terus memantau perkembangan kasus cacar monyet (monkeypox) Jakarta dan Indonesia sampai 24 November. Pemantauan tersebut dilakukan berdasarkan prediksi inkubasi virus cacar monyet. Inkubasinya, dua kali masa inkubasi terpanjang atau enam pekan dari 13 Oktober 2023 kasus transmisi lokal pertama ditemukan di Indonesia.

Selain itu, Ngabila menyebutkan, pemantauan kasus penyakit cacar monyet akan dilakukan di tempat-tempat ramai dengan mobilitas dan aktivitas tinggi. Dinkes Jakarta juga memastikan seluruh fasilitas kesehatan mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit umum daerah (RSUD), siap menangani pasien kasus cacar monyet.

"Semuanya sudah siap untuk menangani kasus cacar monyet dan gratis," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Jakarta, Ani Ruspitawati. Selain itu, Ani akan gencar menelusuri kontak guna memutus rantai penularan kasus cacar monyet. Dia juga akan mengawasi kelompok yang berisiko tertular.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

42 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.