Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Harus Diantisipasi Banjir, BMKG Sebut Kota Tangerang Masuk Masa Transisi Musim Hujan

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 01:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Diantisipasi Banjir, BMKG Sebut Kota Tangerang Masuk Masa Transisi Musim Hujan Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
Ket. Ilustrasi - Pengendara motor dan mobil melintasi genangan air yang merendam jalan raya Serpong saat hujan mengguyur Kota Tangerang dan sekitarnya di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (24/10/2023).

Tangerang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Tangerang menyatakan Kota Tangerang saat ini belum memasuki musim penghujan secara penuh atau bisa dikategorikan dalam masa transisi.

Pejabat Madya Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) BMKG, Maria Evi Trianasari di Tangerang Rabu menuturkan, berdasarkan perhitungan hasil Monitoring Dasarian III Oktober 2023 yang telah dilakukan, curah hujan secara umum di Kota Tangerang masih dalam kriteria "rendah" (0-50 mm) hingga "menengah" (150-200 mm).

Prakiraan awal musim penghujan di Kota Tangerang saat ini masih dalam kategori hujan ringan. Artinya masih akan didominasi cuaca yang kering dengan satu atau dua kali hujan saja dalam sebulan.

"Berdasarkan pemantauan yang sama, musim hujan akan dipastikan datang pada November Dasarian II untuk Kota Tangerang bagian selatan dan Desember Dasarian III untuk Kota Tangerang bagian utara," kata Maria Evi Trianasari dalam keterangannya.

Berdasarkan prediksi yang dilakukan dalam satu pekan ke depan juga menunjukkan, cuaca di Kota Tangerang secara umum akan didominasi cerah berawan, namun juga berpotensi hujan ringan-sedang di berbagai wilayah tertentu.

Meski begitu, BMKG juga terus mengimbau masyarakat Kota Tangerang untuk dapat melakukan langkah-langkah antisipasi dalam menyambut kedatangan musim penghujan ini, terutama di beberapa wilayah yang dinilai rawan banjir.

"Untuk langkah antisipasi yang bisa dilakukan secara bersama-sama, seperti memastikan infrastruktur untuk mengamankan daya serap air, terutama untuk daerah-daerah yang mempunyai topografi rendah dan berada di bantaran sungai," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.