Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Hari Ini Loyo di Tengah Spekulasi Hasil MSCI dan FTSE

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 18:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Loyo di Tengah Spekulasi Hasil MSCI dan FTSE Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A.
Ket. Ilustrasi - Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah menjelang pengumuman indeks global MSCI dan FTSE mencerminkan meningkatnya sikap hati-hati investor terhadap potensi perubahan bobot dan aliran dana asing di pasar modal Indonesia.

Ketidakpastian ini mendorong pelaku pasar melakukan aksi ambil untung dan menahan posisi sambil menunggu kepastian rebalancing indeks global.

Dalam jangka pendek, volatilitas diperkirakan tetap tinggi, namun arah IHSG selanjutnya akan sangat ditentukan oleh hasil evaluasi indeks yang dapat memengaruhi arus modal asing masuk atau keluar dari bursa domestik.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/6) sore, ditutup melemah 48,40 poin atau 0,78 persen ke posisi 6.172,34 seiring investor bersikap hati-hati menjelang pengumuman oleh indeks saham global MSCI dan rebalancing oleh FTSE Russel pada Jumat (19/6).

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,31 poin atau 1,33 persen ke posisi 616,92.

"Investor cenderung hati-hati menjelang rebalancing indeks FTSE dan pengumuman MSCI," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (18/6).

Dari dalam negeri, investor cenderung bersikap hati-hati seiring menantikan pengumuman MSCI Global Market Accessibility Review dan rebalancing indeks FTSE pada Jumat (19/6) besok.

Selain itu, investor juga menantikan pengumuman MSCI Annual Market Classification Review pada Rabu (24/6) pekan depan.

Sementara itu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen pada hari ini. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kenaikan BI Rate sebagai upaya untuk mendukung stabilisasi rupiah dan meredam inflasi.

Dengan demikian, secara total BI telah menaikkan suku bunga sebesar 100 bps dan menempatkan BI Rate pada level tertinggi sejak April 2025.

Dari mancanegara, dikabarkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Iran telah menandatangani nota kesepahaman secara digital untuk mengembangkan kesepakatan perdamaian secara permanen dengan Iran.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah menjelang penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik 2,49 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor transpprtasi & logistik yang naik masing-masing naik 0,47 persen dan 0,29 persen.

Sedangkan enam sektor turun yaitu sektor infrastruktur turun paling dalam sebesar 1,96 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor kesehatan yang turun masing-masing sebesar 1,32 persen dan 1,07 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

AS Uji Perdana Senjata Elektronik yang Pembuta Rudal Musuh

16 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS Uji Perdana Senjata Elek...
Rona
Resmi, Seluruh Semesta The ...
Nasional
Perkuat Ekosistem Perkereta...
Luar Negeri
Rwanda Bidik Perjanjian Dag...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.