Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia Menolak Dituding Lamban dalam Aksi Iklim

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 11:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Australia Menolak Dituding Lamban dalam Aksi Iklim Doc: Sky News/Yuichi Yamazaki/Getty Images
Ket. PM Australia Anthony Albanese berjanji "meningkatkan" diskusi dengan negara-negara Kepulauan Pasifik seiring upaya Australia memperkuat hubungannya dengan kawasan tersebut di tengah rencana Tiongkok untuk menandatangani perjanjian perdagangan dengan sepuluh negara.

AVARUA - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Kamis (9/11) menegaskan negaranya "berkomitmen terhadap aksi iklim", ketika para pemimpin Kepulauan Pasifik yang bertemu di Kepulauan Cook menuduh negara itu lamban bertindak.

Albanese mendapat tekanan pada Forum Kepulauan Pasifik minggu ini, di mana ia akan bertemu langsung dengan para pemimpin dari beberapa negara yang paling rentan terhadap perubahan iklim.

Australia adalah salah satu produsen dan eksportir gas dan batu bara terbesar di dunia, dua bahan bakar fosil utama yang dianggap sebagai penyebab pemanasan global.

Australia telah berjanji mengurangi emisi karbon sebesar 43 persen sebelum 2030. Namun Kepulauan Pasifik telah menyerukan penghentian proyek bahan bakar fosil baru.

Menteri Lingkungan Hidup Vanuatu Ralph Regenvanu mengatakan sebelum pertemuan, Australia adalah "perhatian utama" mereka yang menginginkan tindakan iklim yang lebih keras, dan "mitra yang akan menghambat kita".

Albanese bersikap defensif ketika para pemimpin itu berkumpul pada Kamis. Ia mengatakan negaranya telah membuat komitmen "substansial" dan "berada dalam posisi yang baik untuk membuat perbedaan bagi dunia".

"Ada pengakuan pemerintah saya berkomitmen terhadap aksi iklim dan kami memainkan peran positif... di kawasan ini dan, tentu saja, di seluruh dunia," katanya kepada wartawan di luar forum di Rarotonga, Kepulauan Cook.

Presiden Palau Surangel Whipps mengatakan, kebijakan iklim Australia telah "berubah secara signifikan". Ia mengatakan kepada Radio ABC: "Kita perlu mendorong Australia untuk melanjutkan ke arah tersebut dan tidak mundur".

"Dengan banyaknya uang yang diperoleh dari bahan bakar fosil, Australia perlu mengambil peran kepemimpinan dalam membantu masyarakat melakukan dekarbonisasi dan mempromosikan teknologi yang melakukan dekarbonisasi," tambahnya.

Canberra sedang mencari dukungan regional untuk menjadi tuan rumah konferensi perubahan iklim COP yang berfokus pada Pasifik pada 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.