Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkes Ingatkan Kanker Berpeluang 90 Persen Sembuh Jika Diketahui Sejak Dini

📅 Rabu, 08 Nov 2023, 00:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkes Ingatkan Kanker Berpeluang 90 Persen Sembuh Jika Diketahui Sejak Dini Doc: ANTARA/Budi Candra Setya
Ket. Petugas medis menyuntikkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) kepada siswa di SDN Model Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (13/9/2023). Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit melakukan Pencanangan Imunisasi HPV secara nasional dalam rangka mempercepat penurunan angka kesakitan dan kematian akibat kanker leher rahim atau kanker serviks yang merupakan kanker penyebab kematian tertinggi kedua di Indonesia.

Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menyebutkan kanker memiliki peluang kesembuhan hingga 90 persen jika diketahui sejak dini.

"Kalau ketahuan sejak dini, 90 persen bapak ibu hidup di dunia, kalaugakketahuan, bapak ibu hidup di surga," katanya dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa.

Menkes Budi menyebutkan kanker payudara dan serviks menjadi kanker yang umumnya diderita oleh perempuan di Indonesia, sedangkan pada laki-laki, umumnya menderita kanker paru-paru.

Dia menegaskan berbagai jenis kanker tersebut dapat dicegah, jika masyarakat mau melakukan skrining dan tidak malu atau takut dalam menghadapi kenyataan.

"Di Indonesia, 70 persen pasien kanker meninggal, kenapa? karena ketahuannya di tahap lanjut, saya mau geser 70 persen itu jadi ketahuannya di tahap dini," ujarnya.

Untuk itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah berupaya melengkapi 1.000 Puskesmas di Indonesia dengan alat ultrasonografi (USG) untuk dapat mendeteksi adanya potensi kanker.

Lebih lanjut, Menkes mengatakan pihaknya juga akan melengkapi 514 kabupaten/kota di Indonesia dengan CT Scan, guna melakukan skrining kanker paru-paru.

Selain itu, Kemenkes juga sedang mengusahakan untuk melengkapi mammografi di 500 kabupaten/kota di Indonesia sebagai upaya penanganan lebih lanjut, jika ditemukan adanya kanker setelah melalui proses USG.

"Breast cancerketahuan pake mammografi, dua tahun lagi semua kabupaten/kota ada mammografi. Bapak ibu pastikan, kalau ada indikasi kanker setelah USG ke rumah sakit, tes mammografi.Gakusah takut deteksi dini, sembuh," tegasnya.

Untuk memperkuat imunitas anak perempuan terhadap sel kanker serviks, Kemenkes juga melakukan vaksinasi HPV kepada anak saat menginjak kelas lima SD. Upaya tersebut turut dilengkapi dengan skrining melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan pap smear.

"Bapak ibugakusah khawatir,canceritucurabledengan teknologi sekarang, yang penting ketahuan sejak dini, harus gak takut menerima kenyataan," tutur Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
De Zerbi Minta Maaf atas Ke...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
Rona
Belajar Bisnis dari Kisah Y...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.