Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Cuaca Berawan Dominasi Sebagian Besar Wilayah Indonesia

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 07:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Cuaca Berawan Dominasi Sebagian Besar Wilayah Indonesia Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Cuaca berawan di kawasan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca berawan hingga berawan tebal akan mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia pada Minggu (12/7).  

Prakirawan BMKG Bintari menyebutkan wilayah yang diprakirakan berawan dan berawan tebal meliputi Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, DKI Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya.  

“Sementara di Pulau Kalimantan mencakup Pontianak, Palangka Raya, dan Samarinda yang diprakirakan diselimuti awan,” kata Bintari dalam siaran prakiraan cuaca yang diikuti dari Jakarta, Minggu. 

Untuk wilayah Timur, cuaca berawan dan berawan tebal berpotensi terjadi di Mataram, Kupang, Gorontalo, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.

Sementara itu, cuaca cerah berawan berpotensi terjadi di Semarang, Denpasar, Makassar, dan Manado. 

Adapun hujan ringan diprakirakan terjadi di Tanjung Pinang, Tanjung Selor, Mamuju, Palu, dan Ambon. Di sejumlah wilayah lain, potensi asap atau kabut maupun udara kabur diprakirakan terjadi di Padang, Bengkulu, Bandar Lampung, Banjarmasin, Kendari, dan Nabire.  

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.  

Menurut BMKG, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, termasuk keberadaan bibit siklon tropis 97W yang terpantau di Samudra Pasifik, timur laut Papua.

Bibit siklon dengan tekanan minimum 1.006 hektopaskal dan kecepatan angin maksimum 15 knot itu bergerak ke arah barat serta masih memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 hingga 72 jam ke depan. 

Meski berpeluang rendah menjadi siklon tropis, sistem tersebut menginduksi terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah perairan Indonesia dan sekitarnya sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, terutama di sekitar wilayah bertekanan rendah serta sepanjang daerah pertemuan dan perlambatan angin.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan mewaspadai potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.