Sumedang Terus Perkuat Produktivitas Pertanian, meski Telah Surplus Beras
📅 Senin, 06 Jul 2026, 17:52 WIB | Oleh: SriyonoSUMEDANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, memperkuat produktivitas sektor pertanian melalui penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) di berbagai Tomo sebagai upaya meningkatkan efisiensi usaha tani dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Sumedang, Senin (6/7), mengatakan bantuan yang bersumber dari pemerintah pusat tersebut mulai direalisasikan secara bertahap di berbagai kecamatan untuk mendukung percepatan modernisasi pertanian.
"Alhamdulillah bantuan alsintan dari pemerintah pusat sudah mulai direalisasikan dan tersebar di berbagai kecamatan. Ini merupakan bentuk perhatian untuk memperkuat ketahanan pangan daerah," katanya.
Dirinya menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan pada tahap awal mencakup satu unit combine harvester serta mesin pompa air 3 inci di Desa Tolengas.
Sementara itu, bantuan lainnya meliputi mesin pompa air 6 inci untuk dua kelompok tani di Desa Marongge, serta mesin pompa air 3 inci bagi dua kelompok tani di Desa Mekarwangi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menyebut penguatan sektor pertanian juga dilakukan melalui rehabilitasi jaringan irigasi tersier di Desa Cipeles, pembangunan irigasi perpompaan di Desa Cipeles, penyaluran tiga unit hand sprayer, serta pembangunan UV Dryer di Desa Karyamukti.
Menurut Dony, dukungan sarana dan prasarana tersebut diharapkan mampu mempercepat proses budidaya, mengurangi beban kerja petani, serta meningkatkan produktivitas pertanian.
"Bantuan ini diharapkan mampu mempercepat proses budidaya, meningkatkan efisiensi kerja, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sumedang," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peningkatan produktivitas tersebut sejalan dengan posisi Kabupaten Sumedang sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Jawa Barat.
Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang, produksi padi daerah itu pada 2025 mencapai 294.000 ton dengan kebutuhan konsumsi masyarakat sekitar 103.000 ton per tahun sehingga Sumedang mencatat surplus beras lebih dari 190.000 ton.
Dony berharap berbagai bantuan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan dan dirawat oleh kelompok tani sehingga mampu menjaga bahkan meningkatkan capaian produksi pertanian daerah.
"Saya berharap para petani Sumedang terus menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional," kata Dony.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong pendampingan, penguatan kelembagaan petani, dan pemanfaatan teknologi pertanian agar sektor pertanian Sumedang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!