Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepedulian Anak-Anak Muda Wujudkan Air Bersih bagi Warga Kampung Kiijem dan Kidoso

📅 Senin, 06 Nov 2023, 09:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepedulian Anak-Anak Muda Wujudkan Air Bersih bagi Warga Kampung Kiijem dan Kidoso Doc: istimewa
Ket. Bantuan untuk wujudkan air bersih di Kampung Kiijem dan Kidoso, Tangerang, Banten

BANTEN - "Dirty water kills more people than war!", demikian pesan yang digaungkan Mark Pramana, Kayson Sunjoto, Amanda Widjanarko, Bianca Goenawan, dan Christie Arianne.

Lima siswa sekolah menengah atas (SMA) yang tergabung dalam The Spring Organization tersebut memiliki misi memperjuangkan akses air bersih yang mudah diambil dan aman untuk digunakan keperluan sehari-hari, termasuk kebutuhan mencuci dan konsumsi/diminum.

Atas dasar misi tersebut, The Spring Organization mulai menggalang dana dari berbagai macam aktivitas dan melalui penjualan merchandise.

Setelah dana terkumpul, The Spring Organization pun bergerak ke Kampung Kiijem dan Kidoso yang berada di Kabupaten Tangerang, Banten, untuk menyediakan akses air bersih dengan membangun sanitasi komunal berupa MCK (mandi, cuci, kakus).

Dalam waktu 1 bulan 10 hari, fasilitas air bersih pun tersedia di dua kampung ini dan diresmikan The Spring Organization, Sabtu (4/11).

Kayson Sunjoto, selaku Project Development Manager The Spring Organization menjelaskan bahwa kedua kampung ini dipilih karena kondisi kali yang dialiri air dari Sungai Cisadane sudah tercemar dan tak laik konsumsi.

"Hari ini kami meresmikan sumur ke-7 dan 8 yang menjadi proyek The Spring. Kalau kita lihat kualitas air (di kali) itu dulu kotor sekali karena ada minyak, ada bakteri, dan chemical yang membuat kali mereka hitam," kata Kayson di sela kegiatan peresmian sanitasi komunal di Kampung Kiijem.

Kini, dengan adanya sanitasi komunal, warga Kampung Kiijem dan Kidoso tak perlu lagi mengambil air kali yang sudah tak laik konsumsi.

"Sekarang orang-orang bisa menggunakan air bersih ini (dari sanitasi komunal). Ini jauh lebih nyaman dan bersih untuk orang-orang mandi, cuci baju dan lain-lain," jelas Mark Pramana, CEO & Poject Manager The Spring Organization.

"Ini airnya dapat dari sumur, bukan dari air sungai (yang tercemar) lagi," imbuhnya.

Keberadaan akses air bersih sebagai wujud kepedulian The Spring Organization pun disambut baik warga setempat.

Di Kampung Kiijem, jumlah kepala keluarga (KK) yang merasakan manfaatnya bahkan terus bertambah, dari yang semula 6 KK, kemudian menjadi 30 KK. Sedangkan di Kidoso terdapat sekitar 73 KK.

Suwandi (38), pemilik lahan tempat berdirinya sanitasi komunal di Kampung Kiijem, mengatakan bahwa warga setempat menyambut bahagia keberadaan akses air bersih.

"Warga kami sebelumnya untuk mendapatkan akses air bersih harus ke kali yang airnya dialiri dari Sungai Cisadane. Tapi kali mulai tercemar sejak 2005, penyebabnya karena sampah, limbah. Jadi enggak layak lagi buat dikonsumsi," kata Suwandi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

51 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

57 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...
Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...
Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.