Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh, Musibah Kebakaran di Makassar Meningkat di Musim Kemarau

📅 Jumat, 03 Nov 2023, 00:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh, Musibah Kebakaran di Makassar Meningkat di Musim Kemarau Doc: ANTARA/HO/Dok Damkar Kota Jayapura
Ket. Ilustrasi. Kendaraan water canon milik Pemkot Jayapura sedang memadamkan kendaraan di kawasan padat penduduk di Batu Putih, Distrik Jayapura Selatan.

Makassar - Waduh, musibah kebakaran di Kota Makassar meningkatcukup tajam bahkan terjadi hampir tiap hari di masa kekeringan ekstrem hingga berdampak pada suplai listrik berkurang drastis dan harus dilakukan pemadaman bergilir setiap harinya yang diduga berimplikasi memicu korsleting saat listrik mulai dinyalakan.

"Memang semua bahan pada kering jadi mudah terbakar. Terjadinya kebakaran karena tiga unsur, pertama panas, kedua bahan yang mudah terbakar, ketiga oksigen di atas 15 persen. Di saat ini sangat berpotensi (terjadi kebakaran)," kata Kepala Dinas Kebakaran Makassar Muhammad Hasanuddin, Kamis.

Ketika ditanyakan apakah kini dapat dikategorikan darurat kebakaran, dia menampik hal itu sebab petugas selalu siap bekerja, karena itu sudah merupakan tugasnya.

"Kebakaran suatu musibah bukan unsur kesengajaan. Hampir semua daerah yang terkena dampak kemarau berkepanjangan (El Nino) mengalami hal demikian (kekeringan)," ujarnya.

Dari data Damkar Kota Makassar per 30 Oktober 2023, jumlah kasus kejadian sepanjang Januari-Oktober 2023 tercatat sebanyak 340 kejadian. Peristiwa kebakaran paling tinggi terjadi pada September sebanyak 85 kasus disusul Oktober 82 kasus, Agustus 54 kasus, Juni 19 kasus, selebihnya belasan kasus.

Penyebab kejadian didominasi dugaan arus pendek atau korsleting sebanyak 102 kasus, kebocoran tabung gas 11 kasus, kompor tujuh kasus, dan lilin dua kasus. Untuk kasus sampah dan ilalang yang terbakar sebanyak 154 kasus.

Dampaknya mengakibatkan sebanyak 167 unit rumah, 46 unit kios/toko, 27 unit industri dan 16 gudang, serta 11 unit kendaraan ludes terbakar. Jumlah korban terdampak sebanyak 568 jiwa, dengan 232 Kepala Keluarga dan 20 orang terluka dan luas areal terbakar 21.310 meter persegi dengan nilai kerugian materiil ditaksir senilai Rp19,1 miliar lebih.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto turut merespon kebijakan pemadaman bergilir oleh PLN di saat musim kekeringan hingga terjadi insiden kebakaran di SMP Negeri 8 diduga karena korsleting listrik pada kipas angin yang tidak dimatikan saat mati lampu dan baru menyala saat siswa dan guru tidak berada di sekolah setempat.

Dari informasi diperoleh dan rekaman CCTV merekam detik-detik kipas angin di sekolah itu menyala lalu muncul percikan api kemudian tidak beberapa lama api membesar dan membakar sekolah itu di Jalan Batua Raya Makassar.

"Saya kira jalan keluarnya adalah PLN harus punya tanggung jawab sosial. Kita tidak mengerti soal naik tegangan atau turun, siapa yang tahu. Kadang-kadang tegangan turun, barang-barang rusak. Pihak PLN mesti memberi pencerdasan kepada masyarakat kalau perlu bantu mendiagnosa kabel yang sudah rawan," katanya.

Untuk itu, pria akrab disapa Danny Pomanto itu menekankan agar pihak PLN harus berimbang, selain pemadaman bergilir diperlukan juga edukasi kepada masyarakat. Dan paling penting apa kompensasi didapatkan oleh kebijakan pemadaman listrik bergilir ini, jangan sampai masyarakat malah membayar lebih karena tegangan naik dan turun saat dinyalakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.