Manfaat Pelindungan Pekerja Migran Meningkat
📅 Selasa, 31 Okt 2023, 01:05 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: antaranews
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengatakan manfaat pelindungan pekerja migran saat ini meningkat. Pihaknya terus menyosialisasikan Permenaker nomor 4 tahun 2023 tentang Jaminan Sosial Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengingat masih banyak pekerja migran Indonesia yang belum menjadi peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Kami berupaya optimal meningkatkan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada calon pekerja migran Indonesia maupun pekerja migran Indonesia," ujar Menaker dalam keterangannya, Senin (30/10).
Dia menjelaskan, Permenaker 4/2023 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam melindungi pekerja migran Indonesia secara komprehensif. Pelindungan tersebut mencakup sebelum, selama, hingga setelah bekerja.
Ida menambahkan, dalam Permenaker tersebut terdapat tujuh manfaat baru dan sembilan manfaat lain yang nilainya meningkat dari Permenaker sebelumnya, yaitu Permenaker Nomor 18 Tahun 2018. Sementara premi atau iuran yang dibayarkannya tetap atau tidak ada kenaikan.
"Permenaker Nomor 4 Tahun 2023 ini manfaat pelindungannya meningkat, tetapi premi atau iurannya tetap sama yaitu sebesar 370 ribu rupiah. Ini perlu teman-teman pekerja migran ketahui," jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ida Fauziyah menyebut manfaat baru yang dapat dirasakan pekerja migran, antara lain bantuan uang bagi calon pekerja migran Indonesia yang terbukti mengalami tindak pemerkosaan. Jika ada PMI mengalami kecelakaan kerja/penyakit akibat kerja (KK/PAK) selama di negara penempatan maka akan menerima manfaat perawatan di rumah sakit.
Kemudian biaya penggantian alat bantu dengar, biaya penggantian kacamata, santunan karena PHK sepihak, santunan akibat mengalami pemerkosaan, dan santunan karena ditempatkan tidak sesuai perjanjian kerja. Untuk manfaat yang meningkat besaran atau nilainya yaitu santunan kematian, santunan berkala kematian, santunan karena gagal berangkat, santunan karena gagal ditempatkan.
"Selain itu santunan PHK akibat KK/PAK, biaya penggantian gigi tiruan, biaya penggantian transportasi dan beasiswa untuk anak pekerja migran Indonesia," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!