Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dolar Menguat Didorong Data PDB AS Lebih Cepat dari Perkiraan

📅 Jumat, 27 Okt 2023, 09:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dolar Menguat Didorong Data PDB AS Lebih Cepat dari Perkiraan Doc: ANTARA/Reno Esnir
Ket. Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang dolar AS dan uang rupiah di salah satu kantor cabang PT Bank Mandiri (Persero), Jakarta, Selasa (31/1/2023).

NEW YORK - Dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (26/10) ataua Jumat (27/10) pagi WIB didorong data Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang lebih cepat dari perkiraan

Indeks dolar yang mengukur nilai dolar terhadap enam mata uang utama lainnya meningkat 0,08 persen menjadi 106,6052.

Sorotan utama untuk data AS pada Kamis (26/10) yaitu proyeksi awal PDB kuartal ketiga yang mencapai 4,9 persen (yoy), melampaui perkiraan 4,7 persen (yoy) dan menandai peningkatan yang signifikan dari pertumbuhan sebesar 2,1 persen (yoy) pada kuartal kedua.

"Ini adalah laporan yang sangat kuat, tidak diragukan lagi. Namun, hal ini tidak mungkin berkelanjutan," kata ekonom senior Sam Bullard dari Wells Fargo.

Menurut Bullard, tingkat pertumbuhan seperti ini tidak akan terulang pada kuartal keempat.

Departemen Tenaga Kerja AS mencatat, klaim pengangguran awal naik 10.000 klaim menjadi 210.000 klaim dalam pekan yang berakhir 21 Oktober.

Jumlah orang yang sudah menerima tunjangan pengangguran pada pekan yang berakhir 14 Oktober naik 63.000 klaim menjadi 1,79 juta klaim.

Itu merupakan level tertinggi sejak Mei, yang bisa menjadi pertanda bahwa para pekerja kesulitan menemukan pekerjaan baru dengan cepat.

Sementara itu, suku bunga hipotek AS naik selama tujuh minggu berturut-turut, menjadikannya kenaikan terpanjang sejak musim semi lalu.

Hipotek dengan suku bunga tetap selama 30 tahun rata-rata mencapai 7,79 persen pada 26 Oktober, berdasarkan data yang dirilis oleh Freddie Mac pada Kamis (26/10)

Pada akhir perdagangan di New York, euro turun ke 1,0560 dolar AS dari 1,0567. Pound Inggris menguat ke 1,2135 dolar AS dari 1,2115 dolar AS.

Sementara itu, dolar AS mencapai 150,3720 yen Jepang, lebih tinggi dari 150,0070 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8990 franc Swiss dari 0,8967 franc Swiss, sedangkan dolar menguat menjadi 11,1600 krona Swedia dari 11,1441 krona.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.