Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keamanan Pangan Depok Terus Dimonitor

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keamanan Pangan Depok Terus Dimonitor Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Sekda Depok Supian Suri.

DEPOK - Sisi kesehatan pangan Kota Depok terus dimonitor, termasuk di pasar tradisional, restoran, catering, dan kantin-kantin. Tujuannya, agar masyarakat merasa tenang dalam mengonsumsinya dari sisi kesehatan.

"Untuk memonitor kesehatan, seluruh penyajian makanan dan bahan pangannya dilihat," kata Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri, Selasa (24/10). Ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Depok dalam menjaga keamanan pangan agar masyarakat merasa aman ketika mengonsumsi makanan.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok telah meraih penghargaan Juara I Kota Pangan Aman dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM).

Supian Suri yang juga menjabat Ketua Satgas Pangan Aman Kota Depok, menjelaskan bahwa aman pangan artinya makanan yang disediakan Kota Depok dijamin keamanannya dari sisi kesehatan dan halal.

"Salah satunya daging. Rata-rata daging yang dijualbelikan di Depok dari Rumah Potong Hewan yang kita siapkan," ujarnya. Kemudian, dari sisi pertanian juga demikian. Semua perangkat daerah rutin mengecek keamanannya, termasuk izin restoran.

Menurut dia, jika masyarakat menemukan makanan yang terindikasi tidak aman, tapi diperjualbelikan, dapat melaporkan. Dia akan memberi edukasi kepada pedagang tersebut.

Supian menekankan bahwa terkait keamanan pangan, terpenting yang pokok-pokok seperti kantin di area Balai Kota, pasar-pasar yang sudah difasilitasi, dan resto-resto yang sudah berizin akan dimonitor terus.

Dia mengutarakan bahwa semua sudah teredukasi dan diperiksa oleh pemerintah pusat sebagai tempat yang aman dari sisi pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.