Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sesosok Mayat Pria Mengapung di Embung Kayen Pati

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 16:21 WIB | Oleh:
Sesosok Mayat Pria Mengapung di Embung Kayen Pati Doc: ANTARA/HO-Polresta Pati
Ket. Evakuasi temuan mayat di Embung Terpus di Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (4/5).

PATI -- Polisi menyelidiki temuan mayat laki-laki yang mengapung di Embung Terpus di Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, termasuk keterkaitan dengan adanya ceceran darah di lokasi temuan mayat, Senin.

"Penemuan tersebut pertama kali diketahui Senin (4/5) pukul 06.30 WIB oleh seorang petani yang tengah beraktivitas di ladang tak jauh dari lokasi," kata Kapolresta Pati melalui Kapolsek Kayen AKP Parsa di Pati, Senin.

Ia mengungkapkan berdasarkan keterangan saksi bernama Rebo (67), warga setempat, awalnya melihat benda mencurigakan mengapung di permukaan embung. Karena penasaran, mendekat dan memastikan bahwa benda tersebut adalah tubuh manusia.

Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada perangkat desa setempat, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kayen.

Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Kayen langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan area sekitar guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Selanjutnya, kata dia, petugas melakukan identifikasi korban dan memeriksa para saksi di lokasi kejadian.

"Setelah menerima laporan, kami segera mendatangi TKP dan melakukan serangkaian tindakan kepolisian, termasuk pendataan saksi serta evakuasi korban," ujarnya.

Ia menambahkan jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Soewondo Pati untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. Hingga saat ini, identitas korban masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.

“Korban sudah kami evakuasi ke RSUD Soewondo untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Kami masih menunggu hasil autopsi oleh Tim Dokkes Polda Jateng untuk memastikan penyebab kematian," jelasnya.

Kapolsek mengungkapkan pada Sabtu (2/5) malam, warga sempat menemukan ceceran darah di sekitar lokasi embung tersebut. Temuan ini kini menjadi salah satu fokus penyelidikan aparat kepolisian.

"Kami sedang mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara penemuan mayat dengan ceceran darah yang sebelumnya ditemukan di sekitar lokasi. Semua masih dalam tahap penyelidikan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja maksimal untuk mengungkap peristiwa tersebut secara terang benderang. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan tetap tenang menunggu hasil resmi dari penyelidikan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Serahkan sepenuhnya proses ini kepada pihak kepolisian,” tegas AKP Parsa.

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian juga meminta masyarakat segera melapor jika mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Layanan kepolisian dapat diakses melalui call center 110 yang aktif selama 24 jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

4.403 Jiwa Alami Kesulitan Air Bersih

27 menit yang lalu | Ones

Daerah
4.403 Jiwa Alami Kesulitan ...
Luar Negeri
Duka di Himalaya, Nepal Pac...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.