Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keamanan Siber Sistem Keuangan Nasional Diperkuat

📅 Selasa, 24 Okt 2023, 11:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keamanan Siber Sistem Keuangan Nasional Diperkuat Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung dalam peluncuran buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) No.41 di Jakarta, Senin (23/10/2023).

JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung mengatakan bank sentral akan memperkuat keamanan siber atau cyber security infrastruktur sistem keuangan nasional seiring meningkatnya serangan siber ke perusahaan penyedia Layanan Jasa Keuangan (LJK) selama 2023.

"BI akan mendorong penguatan ketahanan siber, baik dari sisi BI maupun industri. Sebab, kelancaran sistem pembayaran dan keamanan data penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat," ujar Juda dalam peluncuran buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) No.41 di Jakarta, Senin (23/10).

Saat ini, pihaknya sedang merancang formula kebijakan keamanan siber yang bersifat end to end, mulai dari tata kelola penanganan siber dalam industri, langkah preventif, serta langkah resolusi apabila terjadi serangan, termasuk mekanisme koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kita punya forum yang secara reguler melakukan evaluasi ketahanan siber di industri ini. Tetapi kalau tetap terjadi ini, perlu protokol, ini sedang kita perkuat," ujar Juda.

Kepercayaan Turun

Selain terganggunya sistem, menurutnya, serangan siber terhadap infrastruktur sistem keuangan akan menyebabkan menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan.

"Keberhasilan serangan siber pada infrastruktur sistem keuangan pada gilirannya menyebabkan menurunnya kepercayaan pada sistem keuangan," ujar Juda.

Selama tahun ini, beberapa lembaga yang mengurusi masalah keuangan di Indonesia terkena serangan siber, diantaranya PT Bank Syariah Indonesia (BRIS), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), hingga BPJS Ketenagakerjaan.

State of the Internet dalam laporannya berjudul The High Stakes of Innovation: Attack Trends in Financial Services mencatat layanan jasa keuangan di Asia Pasifik dan Jepang (APJ) dilanda 3,7 miliar serangan siber pada rentang kuartal II-2022 sampai kuartal II-2023, atau sebagai sektor yang terbanyak mengalami serangan siber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

38 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.