Ini Bahaya Sindrom Kekurangan Energi Relatif dalam Olahraga
📅 Minggu, 22 Okt 2023, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindakan yang bisa diambil
Prioritasnya adalah untuk mengurangi perilaku yang terkait dengan ketersediaan energi rendah (low energy availability, LEA) seperti RED-S. Inisiatif pendidikan untuk mencegah obsesi terhadap berat badan atau ketipisan, terutama pada atlet muda dan sub-elite, penting dalam hal ini.
Kedua, diperlukan lebih banyak upaya untuk mengidentifikasi gejala secara dini dengan alat skrining seperti wawancara, kuesioner, penilaian penanda, dll.
Terakhir, perawatan klinis akan berusaha untuk menyeimbangkan kembali keseimbangan energi antara kalori yang dikeluarkan dan tuntutan aktivitas fisik yang dilakukan. Untuk itu, modifikasi dapat dilakukan pada beban latihan dan dukungan psikologis dapat diberikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemahaman yang baik tentang RED-S baik oleh atlet maupun tenaga kesehatan profesional adalah kunci untuk mencegah munculnya gejala pertama. Kesehatan harus menjadi prioritas utama, sehingga perawatan yang baik dan pendekatan holistik akan sangat penting untuk kesuksesan yang berkelanjutan dalam olahraga.
Rahma Sekar Andini dari Universitas Negeri Malang menerjemahkan artikel ini dari bahasa Spanyol.![]()
Daniel Sanjuán Sánchez, Fisioterapeuta y personal docente investigador en la Facultad de Ciencias de la Salud en Universidad San Jorge, profesor asociado en la Facultad de Enfermería y Fisioterapia en la Universitat de Lleida. Miembro del grupo de investigación iPhysio, Universidad San Jorge
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!