Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Palangka Raya Tetapkan Status Transisi Pemulihan Tanggap Darurat Karhutla

📅 Jumat, 20 Okt 2023, 16:45 WIB | Oleh:
Palangka Raya Tetapkan Status Transisi Pemulihan Tanggap Darurat Karhutla Doc: ANTARA/Rendhik Andika
Ket. Pj Wali Kota Palangka Raya (Hera Nugrahayu) kiri dan Plt Kepala BPBD Berlianto di Palangka Raya, Jumat (20/10).

PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), menetapkan wilayah setempat masuk pada status transisi pemulihan tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 2023.

"Artinya mulai hari ini, status yang sebelumnya tanggap darurat karhutlamenjadi status pemulihan tanggap darurat karhutla," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu di Palangka Raya, Jumat.

Penetapan status pemulihan itu karena sejumlah indikator telah menunjukkan angka penurunan atau telah memenuhi kriteria penghentian status tanggap darurat karhutla.

"Salah satunya adalah terkait nilai PM 2,5 pada Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPI) di wilayah Kota Palangka Raya berada pada level 96, yang artinya kualitas udara kategori sedang," ucapnya.

Selain itu pada 19 Oktober 2023 juga terjadi penurunan titik api yang terpantau di 14 titik lama, yang hanya memerlukan penanganan lanjutan seperti meningkatkan pembasahan lahan.

"Kondisi ini juga diperkuat dengan informasi BMKG yang memperkirakan curah hujan dasarian tiga Oktober di wilayah Kota Palangka Raya akan meningkat," kata Hera.

Pihaknya pun terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak baik BMKG, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Kota Palangka Raya, BPBD Kalteng, dan pihak terkait lainnya untuk mengantisipasi karhutla selanjutnya.

Saat ini, kata dia,OPD di lingkungan Pemkot Palangka Raya yang terkait juga akan melaksanakan tugas sesuai fungsi masing-masing, seperti Dinas Pendidikan mengembalikan kebijakan jam sekolah kembali normal, BPBD dan Damkar melakukan deteksi dini dan aksi di lapangan, serta Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan dan juga tetap menyediakan posko oksigen.

Meski Pemkot Palangka Raya telah menurunkan status tanggap darurat menjadi pemulihan tanggap darurat karhutla, Hera tetap meminta masyarakat tidak membakar dan memastikan lahan yang dimiliki tidak terbakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.