Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kecelakaan, KAI Dorong Peningkatan Keselamatan di Perlintasan Dengan Budaya

📅 Minggu, 15 Okt 2023, 04:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kecelakaan, KAI Dorong Peningkatan Keselamatan di Perlintasan Dengan Budaya Doc: ANTARA/Miko Elfisha
Ket. Komisaris Utama PT KAI Said Aqil Siroj membuka FGD keselamatan di perlintasan di Padang.

Padang - Cegah kecelakaan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendorong masyarakat untuk dapat memanfaatkan budaya dan kearifan lokal untuk mendukung peningkatan keselamatanperlintasan kereta api.

"Keamanan di perlintasan sebidang bukan hanya tanggung jawab PT KAI, tetapi semua pihak termasuk masyarakat. Memanfaatkan kearifan lokal bisa lebih efektif," kataKomisaris Utama PT KAI Said Aqil Sirojsaat membuka Focus Group Discussion (FGD) di Padang, Jumat.
FGD Keamanan dan Keselamatan di Perlintasan Sebidang tersebut mengambil tema "Berteman Budaya Baru untuk Keselamatan di Perlintasan Sebidang".

Ia mengatakan, masyarakat Minangkabau hingga saat ini masih memegang teguh akar budayanya sehingga memanfaatkan kearifan lokal dalam menyosialisasikan keselamatan di perlintasan sebidang, akan lebih diterima oleh masyarakat.

Dengan demikian, kehati-hatian di perlintasan akan menjadi kebiasaan yang pada akhirnya juga akan menjadi budaya baru.

Selain itu, semua pemangku kebijakan juga harus bisa berkolaborasi, memetakan potensi permasalahan dan mencarikan solusi secara bersama.

Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Muhammad Risal Wasal menyebutkan, pemerintah daerah juga memiliki kewenangan untuk melakukan upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

"Sesuai aturan, untuk perlintasan sebidang di jalan nasional menjadi kewenangan pemerintah pusat, perlintasan sebidang jalan provinsi menjadi kewenangan provinsi dan untuk jalan kabupaten/kota menjadi kewenangan kabupaten dan kota," katanya.

Ia memahami ada persoalan di pemerintah daerah terutama soal anggaran, namun untuk hal itu masih ada beberapa solusi asalkan dikomunikasikan.

"Pemerintah daerah bisa bersurat ke Ditjen Perkeretaapian Kemenhub. Kita carikan solusi bersama," katanya.

Plt Asisten II Bidang Perekonomian Setdaprov Sumbar Yozarwardi mengapresiasi FGD yang dilaksanakan untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang itu karena selama ini jumlah kasus kecelakaan di titik tersebut cukup tinggi.

Ia menyebut hingga Oktober 2023, tercatat 18 kasus kecelakaan di perlintasan sebidang di jalur kereta api di Sumbar.

"Kita berharap FGD ini bisa merumuskan solusi yang bisa diupayakan secara bersama-sama," katanya dalam FGD yang juga dihadiriVice President Divre II Sumbar, Sofan Hidayah, Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Dedi Diantolani, Kepala Balitbang Sumbar Bustavidia, serta budayawan Minangkabau dan insan perkeretaapian Sumbar itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.