Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemberdayaan Memerlukan Teknologi Tepat Guna

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 03:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemberdayaan Memerlukan Teknologi Tepat Guna Doc: RRI

JAKARTA – Untuk mening­katkan pemberdayaan serta per­ekonomian masyarakat, perlu dikenalkan teknologi te­pat guna. “Selain itu, juga diperlukan te­rus-menerus inovasi,” tutur Kepala Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kabupaten Kepulauan Seribu, Simon Baginda Panjaitan, Rabu.

Ungkapan tersebut disam­paikan melalui kegiatan Temu Inovator dan Gelar Produk Hasil Binaan Teknologi Tepat Guna di Kabupaten Kepulauan Seribu. “Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat dan para inovator untuk berbagi pengetahuan. Selain itu, juga menggali potensi inovasi yang sesuai dengan kebutuhan wilayah,” jelas Simon.

Lebih jauh Simon menya­takan, kegiatan itu menjadi ruang untuk berbagi penge­tahuan, menggali potensi ino­vasi, dan membangun kola­borasi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat Ke­pulauan Seribu. Potensi sumber daya laut Kepulauan Seribu dapat dikembangkan melalui berbagai inovasi. Hal ini termasuk pengolahan ikan, rumput laut dan hasil kelautan lainnya.

Potensi Kepulauan Seribu harus te­rus didorong agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Salah satunya melalui inovasi dalam pengolahan hasil laut sehingga dapat menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing.

Simon menambah­kan, Sudin PPAPP Ke­pulauan Seribu akan mendorong pendataan UMKM dan calon start up potensial. Mereka akan didampingi dalam menyusun proposal pendanaan. “Kami juga akan memperkuat kolaborasi masyarakat, akademisi, pemerintah dan dunia usaha,” tandas Simon.

Dia akan terus mendorong kolaborasi dan pendampingan agar potensi inovasi yang ada dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

Dalam kegiatan ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan materi mengenai Skema Pendanaan Start up BRIN.

Kemudian, terdapat materi mengenai inovasi akar rumput. Ini menyangkut tentang pengolahan hasil laut untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi. Juga membuka pe­luang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan. Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, peserta membahas peluang pengembangan UMKM dan start up. Ini mulai dari pemanfaatan teknologi untuk mendukung nelayan, pengolahan hasil perikanan, peningkatan kualitas produk, pengemasan dan pemasaran.

Edukasi UMKM

Sementara itu, Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Ka­bu­paten Kepulauan Seribu meng­edukasi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mempelajari teknik pro­duksi aneka minuman segar dan kekinian. Kepala Suku Dinas Nakertransgi Kepulauan Seribu, Togas Braini, menjelaskan peserta pelatihan mendapatkan keterampilan meracik berbagai jenis minuman.

Ada Mango Lassi, Roasted Milk Tea, Kopi Gula Aren, Bir Pletok, Boba Latte, Wedang Ronde, Almond Latte, Fruit Punch, Moccacino dan Lemon Sereh. “Pelatihan ini merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan keterampilan, Rabu. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Kemenhaj Kota Bengkulu Menc...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.