Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mencermati Data Inflasi AS

📅 Jumat, 13 Okt 2023, 10:09 WIB | Oleh:
Mencermati Data Inflasi AS Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi menguat, hari ini (13/10), setelah stagnan sehari sebelumnya. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sentimen eksternal, terutama data inflasi di Amerika Serikat (AS).

Data inflasi AS akan menjadi pertimbangan bagi bank sentral setempat atau Federal Reserve (the Fed) menetukan nasib upaya normalisasi kebijakan moneter ke depan. Jika data inflasi yang dirilis, Kamis (12/10) malam cenderung melemah, maka rupiah kemungkinan menguat. Sebaliknya, apabila data inflasi menguat, rupiah berpeluang melemah.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai pelemahan inflasi AS akan makin memperkuat kemungkinan the Fed menahan suku bunganya di tahun ini. Hal itu juga mendukung kemungkinan the Fed memotong suku bunga lebih cepat dibandingkan perkiraan awal.

Karenanya, Josua memproyeksikan kurs rupiah dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (13/10), bergerak menguat di kisaran 15.650- 15.750 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam penutupan perdagangan, Kamis (12/10), ditutup stagnan dari sehari sebelumnya menjadi 15.700 rupiah per dollar AS.

Analis Bank Woori Saudara BWS Rully Nova menyatakan rupiah bergerak stagnan karena dipengaruhi imbal hasil atau yield obligasi Amerika Serikat (AS) yang menurun serta wait and see atau menunggu para investor menjelang rilis data inflasi Consumer Price Index (CPI) AS.

"Data inflasi CPI AS akan rilis malam ini. Prediksi data inflasi CPI AS per September 2023 turun menjadi 3,6 persen," ujar dia di Jakarta, kemarin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.