Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalbar Kembangkan Konsep Sistem Transportasi Nasional Dukung IKN

📅 Senin, 09 Okt 2023, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kalbar Kembangkan Konsep Sistem Transportasi Nasional Dukung IKN Doc: istimewa
Ket. IKN Nusantara

PONTIANAK - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) tengah mengembangkan konsep sistem transportasi Nasional dalam Tataran Transportasi Wilayah (Tatrawil) mengingat wilayah ini berpotensi sebagai lintasan pergerakan orang dan barang dari Sarawak Malaysia menuju IKN Nusantara.

"Untuk mewujudkan peluang dan potensi tersebut diperlukan adanya Konsep Pengembangan Sistem Transportasi Nasional dalam Tataran Transportasi Wilayah (TATRAWIL) di Kalbar secara merata dan terpadu," ungkap Plh Sekda Kalbar, Alfian saat membuka kegiatan Mapping Isu Strategis Sektor Transportasi di wilayah Provinsi Kalbar, kemarin.

Alfian mengatakan, Provinsi Kalbar mempunyai perbatasan darat paling panjang dengan Sarawak Malaysia sepanjang 966 km dan berada pada Alur Pelayaran Pelayaran Kepulauan Indonesia (ALKI) I sebagai jalur utama lalu lintas pelayaran atau jalur logistik yang dimana, dengan adanya Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Terkait hal tersebut, daerah ini sangat berpotensi besar sebagai lintasan pergerakan orang dan barang dari Sarawak Malaysia menuju IKN Nusantara.

Dirinya juga berharap kedepannya, Provinsi Kalbar dapat menjadi akses penghubung antar wilayah ke Ibu Kota Negara (IKN). "Karena kita paham Kalbar ini kan sebagai wilayah yang berbatasan dengan Sarawak, Brunei, tentu menjadi harapan kita akses konektivitas di Sarawak dan Brunei juga ke Kalimantan terutama ke IKN juga mungkin melalui Kalimantan Barat," tuturnya.

Seperti diketahui ada isu yang terus beredar yakni terkait status Bandara Supadio yang informasinya akan diturunkan statusnya menjadi bandara domestik, Ia juga berharap agar dipertimbangkan kembali sehingga Bandara Supadio tetap menjadi Bandara Internasional.

"Tadi kita sampaikan kebetulan ceritanya tentang transportasi, untuk udara mohon dapat diupayakan agar Bandara Supadio tetap menjadi Bandara Internasional. Karena, masih terbuka peluang besar dan potensi besar untuk penerbangan jalur internasional, tidak hanya sebenarnya dalam konteks di Malaysia, Brunei, ada juga di daerah-daerah di negara-negara lain yang memungkinkan," jelasnya.

Kemudian, ia juga melanjutkan mengenai isu strategis pengembangan transportasi di Kalbar tersebut, dapat dijadikan catatan-catatan untuk mendukung pembangunan serta pengembangan transportasi di Kalbar.

"Dan harapan kita dari isu-isu strategis ini benar benar menjadi catatan-catatan tersendiri untuk bagaimana pembangunan dan pengembangan transportasi di Kalbar untuk mendukung pembangunan dan pengembangan transportasi internasional," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.