Rencana Penempatan Misil Patriot Picu Perdebatan di Palau
📅 Jumat, 06 Okt 2023, 02:25 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/PETRAS MALUKAS
KOROR - Presiden Surangel Whipps menyatakan bahwa penempatan sistem misil Amerika Serikat (AS) di Palau adalah untuk alasan keamanan, bukan untuk agresi. Presiden Whipps juga menegaskan bahwa karena hubungan dekat negara kepulauan Pasifik itu dengan AS, berarti negara tersebut sudah menjadi target kemungkinan serangan.
Pernyataan Presiden Whipps itu dilontarkan saat ia dikritik di negaranya atas proposal rencana tersebut.
"Palau membutuhkan perlindungan yang sama seperti Guam, wilayah AS di Pasifik utara yang memiliki sistem misil Patriot untuk melindunginya dari serangan," ucap Presiden Whipps pada konferensi pers pada Rabu (4/10), mengatakan.
Whipps melontarkan gagasan sistem pertahanan udara untuk Palau dalam sebuah sesi wawancara dengan Nikkei Asiayang bertepatan dengan pertemuan puncak para pemimpin kepulauan Pasifik di Washington DC pekan lalu.
Angkatan Darat AS terakhir melakukan uji tembak langsung sistem misil Patriot di bandara internasional Palau pada Juli lalu. AS juga dilaporkan sedang membangun radar over-the-horizon di Palau yang diharapkan selesai pada tahun 2026 dan baru-baru ini memperkuat hubungan keamanan maritim dengan perjanjian baru yang memungkinkan Penjaga Pantai AS untuk menegakkan peraturan di zona ekonomi eksklusif Palau. SB/RFA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!