Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Perubahan Iklim, Paus dan Lumba-lumba Kehilangan Makanan dan Habitatnya

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 14:48 WIB | Oleh: Tim Penulis

Namun dampak perubahan iklim terhadap hewan raksasa ini bersifat global, sehingga pendekatan yang lebih luas akan sangat membantu, katanya.

Banyak ilmuwan mengatakan hilangnya paus sikat yang hidup di lepas pantai New England pada musim panas menjadi lebih rentan karena perubahan ketersediaan makanan yang disebabkan oleh pemanasan air laut. Namun perubahan iklim jelas juga berdampak pada spesies yang jarang diteliti, kata Ganley.

"Hal ini tidak hanya berdampak pada paus sikat Atlantik Utara atau lumba-lumba hidung botol, juga berdampak pada sebagian besar stok hewan di Amerika Serikat, dan tidak hanya pada populasi di Laut Karibia atau Teluk Maine," kata Ganley, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Perubahan iklim juga dapat mempengaruhi distribusi dan perilaku mamalia laut, menurut penelitian tersebut.

Paus seperti paus sikat, yang melakukan perjalanan ke utara setiap tahun dari perairan Georgia dan Florida, bermigrasi ratusan mil setiap tahunnya untuk berkembang biak dan mencari makan.

Banyak juga yang bermigrasi melintasi batas internasional, sehingga memerlukan kerja sama baru antar-negara. Hal ini juga berlaku pada anjing laut dengan populasi besar di AS dan Kanada, seperti anjing laut abu-abu, kata studi tersebut.

Pemerintah federal telah mencoba berbagai metode dalam beberapa tahun terakhir untuk melindungi spesies paus yang menurun, termasuk menerapkan pembatasan baru pada penangkapan ikan komersial dan pembatasan kecepatan kapal baru. Paus rentan terhadap keterikatan alat penangkapan ikan dan tabrakan dengan kapal besar, dan para ilmuwan mengatakan kedua ancaman tersebut menjadi lebih parah dengan memanasnya perairan karena perubahan lautan menyebabkan paus berpindah ke luar zona yang dilindungi.

Melindungi paus di era perubahan iklim mengharuskan pengelola laut untuk merencanakan masa depan ketika habitat paus berpotensi menjadi kurang sesuai karena pemanasan air laut, kata Gib Brogan, manajer kampanye kelompok lingkungan hidup Oceana.

"Studi ini memberikan panduan tentang bagaimana pengelola dapat memprioritaskan spesies yang paling rentan terhadap dampak iklim dan memberikan perhatian yang dibutuhkan spesies tersebut," kata Brogan.

"Jika kita ingin melestarikan keanekaragaman hayati, termasuk mamalia laut, pengelola lautan harus secara eksplisit memperhitungkan perubahan lautan saat ini dan masa depan ketika mempertimbangkan cara untuk melestarikan kehidupan laut."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos
    Preview komentar:
    Berapa WhatsApp Bank neo. Anda dapat menghubungi layanan resmi ...
    Berapa WhatsApp Bank neo. Anda dapat menghubungi layanan resmi ...
  • Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai
    Preview komentar:
    Berapa WhatsApp Bank neo. Anda dapat menghubungi layanan resmi ...
    Berapa WhatsApp Bank neo. Anda dapat menghubungi layanan resmi ...
  • Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan
    Preview komentar:
    Apakah layanan WhatsApp Bank Neo 24 jam? Ya, Layanan ...
    Apakah layanan WhatsApp Bank Neo 24 jam? Ya, Layanan ...
Megapolitan
Penyaluran Bantuan Sumur Bo...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.