Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkop UKM Dorong Modernisasi UMKM agar Kompetitif dan Inovatif

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 16:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkop UKM Dorong Modernisasi UMKM agar Kompetitif dan Inovatif Doc: ANTARA/Kuntum Riswan.
Ket. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (kanan) saat konferensi pers dalam acara Indonesia Digital MeetUp (IDM23) di Jakata, Kamis (5/10/2023).

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menegaskan transformasi digital bukan lagi sekedar membahas cara berjualan pada platform online melainkan memodernisasi UMKM.

"Saya diserang, Pak menteri tau tidak artinya COD (Cash on Delivery), affiliator, seller dan lain sebagainya. Bukan itu. Kita mau ke sini (modernisasi UMKM) kok diskusinya masih di bottom," kata Teten Masduki dalam acara Indonesia Digital MeetUp (IDM23) di Jakarta, Kamis (5/10).

Teten menuturkan jika Indonesia ingin menjadi negara maju pada 2045 dengan pendapatan per kapita di atas 13.000 dolar AS, bisnis di Indonesia harus diubah dengan model dan produk yang lebih kompetitif dan inovatif.

Jika masih berkutat dengan UMKM yang 97 persennya di sektor mikro dan kecil, tidak akan mampu mengantarkan Indonesia menjadi negara maju dan malah terjebak di dalam negara berpendapatan menengah. Apalagi jika usaha mikro dan kecil tersebut hanya bersifat subsisten atau hanya memenuhi kebutuhan rumah dan tidak menggunakan teknologi tinggi.

"Tidak mungkin kita dalam waktu 20 tahun ke depan empat kali pilpres, bisa punya pendapatan di 13.000 dolar AS. Karena itu Presiden sudah menginstruksikan termasuk kepada saya supaya segera memodernisasi usaha UMKM dengan membuka peluang-peluang bisnis baru lewat hilirisasi," ujarnya.

Sejumlah sektor UMKM yang potensial dikembangkan dalam hilirisasi adalah rumput laut yang bisa diproduksi menjadi barang setengah jadi. Lalu, minyak atsiri yang bisa digunakan sebagai industri fragfrance, dan sektor akuakultur dan agrikultur lainnya.

"Kita kaya dengan herbal tapi ternyata bisa diproduksi ekstraknya dengan teknologi yang rendah dan sederhana kita bisa menjadi supply chain untuk industri kosmetik, farmasi, food dan lain sebagainya," sambungnya.

"Peluang bisnis baru ini harus diciptakan bukan lagi melahirkan tukang bakso lagi tukang keripik lagi tukang dodol lagi tukang anyaman lagi ini yang harus kita ciptakan karena kita butuh menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih berkualitas," tambah Teten.

Lebih lanjut Teten mengatakan pelaku usaha baru untuk tidak menjadi kompetitor dari para pelaku UMKM yang sudah ada. Menteri Teten berpendapat, jika pengusaha muda menjadi kompetitor bagi pelaku UMKM, maka skala usaha UMKM akan kesulitan untuk berkembang. Belum lagi harus bersaing dengan produk-produk asing yang masuk ke Tanah Air.

"Kita ingin sebenarnya melahirkan entrepreneur-entepreneur baru dari kalangan anak muda yang aware dengan teknologi dan aware pada bisnis model yang inovatif yang relevan yang relevan dan tidak menjadi kompetitor dari para pelaku UMKM yang sudah ada," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.