Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sudah 109 Gedung Tinggi Buat Kabut Air

📅 Senin, 02 Okt 2023, 05:21 WIB | Oleh:
Sudah 109 Gedung Tinggi  Buat Kabut Air Doc: ISTIMEWA
Ket. Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto didampingi Sekretaris Kota Jakarta Barat, Indra Patrianto juga telah mengecek operasional mesin water mist generator, Senin (12/9).

JAKARTA- Imbauan untuk berpartisipasi mengendalikan polusi Jakarta mulai direspons positif pengelola gedung tinggi. Hingga kini sudah ada 109 gedung tinggi memasang alat pembuat kabut air atau generator kabut air (water mist generator) dalam upaya menekan polusi udara di Ibu Kota.

"Jumlah water mist yang terpasang sebanyak 125 unit yang berlokasi di 109 gedung, baik milik pemerintah maupun swasta," kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Pencemaran Udara (PPU) Pemprov DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Jumlah gedung dan water mist generator yang telah terpasang, yakni di Balai Kota DKI Jakarta sebanyak dua unit, Jakarta Pusat ada 17 gedung dengan total 17 unit terpasang dan Jakarta Utara ada enam gedung dengan total tujuh unit terpasang.

Kemudian, di Jakarta Barat ada 32 gedung dengan total 47 unit terpasang, Jakarta Selatan terpasang di 46 gedung dengan total 46 unit. Jakarta Timur ada enam gedung dengan total enam unit terpasang.

"Sebanyak 28 unit water mist sedang berproses dan segera dioperasikan untuk memperkuat upaya memperbaiki kualitas udara," ujar Ani. Selain itu, pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mengintensifkan penyiraman jalan-jalan protokol dan memperbanyak pemasangan generator kabut air (water mist generator) dalam upaya menekan polusi udara di Ibu Kota yang dirasakan masih tinggi.

"Penyiraman jalan-jalan ini dilakukan paralel dengan pemasangan water mist yang dilakukan lebih luas," kata Ani. Penyiraman jalan-jalan protokol Jakartaberkolaborasi dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta.

Ani melaporkan, hingga 28 September 2023 telah dilakukan di 290 lokasi di seluruh wilayah Jakarta. Ini menggunakan287 mobil, sedangkan personel damkar yang dikerahkan sebanyak 1.128 orang. Angka tersebut bertambah dari sebelumnya Rabu (20/9) penyiraman sudah dilakukan di 249 lokasi dengan melibatkan 243 unit mobil dan 976 personel.

Meskipun demikian, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta tetap mengimbau warga Jakarta untuk mencegah paparan polusi dengan 3 cara. Pertama, menghindari aktivitas di luar rumah jika tidak terlalu mendesak, terutama kelompok rentan seperti bayi, balita, ibu hamil dan lansia.

Kedua, memakai masker KN95/KF94 jika berada di luar rumah karena bisa menyaring polusi dengan efektif 95-100 persen. Ketiga, melakukan imunisasi rutin lengkap anak dan dianjurkan imunisasi haemophilus influenzae tambahan per tahun pada kelompok rentan.

Selain itu, tetap menerapkan pola hidup sehat dengan tips "CERDIK" setiap harinya. CERDIK adalah cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, rajin olahraga, diet seimbang, istirahat yang cukup dan kelola stres.

Terburuk

Sementara itu, DKI Jakarta kembali menduduki posisi pertama sebagai kota besar paling berpolusi di dunia pada Sabtu (30/9) pagi.Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.26 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada di angka 163. Angka ini masuk dalam kategori tidak sehat dengan angka partikel halus (particulate matter/PM) 2.5.

Situs pemantau kualitas udara dengan waktu terkini tersebut pun mencatatkan Jakarta sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.Setelah Jakarta, kota dengan kualitas udara terburuk berikutnya adalah Doha (Qatar) dengan indeks kualitas udara di angka 160 dan Delhi (India) di angka 159.

Sejumlah wilayah di Jakarta dengan kualitas udara terburuk, antara lain Kebon Jeruk, Pantai Indah Kapuk, Kalideres, Cilandak Barat dan Pluit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.