Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren Kebijakan Ini, Pemkab Madiun Jaga Ketahanan Pangan dengan Aktifkan Lumbung Padi di RT

📅 Minggu, 24 Sep 2023, 19:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Kebijakan Ini, Pemkab Madiun Jaga Ketahanan Pangan dengan Aktifkan Lumbung Padi di RT Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Madiun
Ket. Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun rajin memantau ketersediaan pangan di sejumlah lumbung padi yang ada di tingkat RT wilayah setempat.

Madiun - Keren kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur terus berupaya menjaga ketahanan pangan di wilayahnya dengan mengaktifkan keberadaan lumbung padi yang ada di tingkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

"Di Kabupaten Madiun hingga saat ini terdapat 147 lumbung padi yang masih aktif," ujar Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun, Rahayu Pujiastuti, Minggu.

Pihaknya secara rutin melakukan pemantauan terhadap lumbung-lumbung padi tersebut untuk mengetahui ketersediaan pangan.

Menurut dia, keberadaan lumbung padi tersebut selain bertujuan untuk melestarikan tradisi yang baik yakni menyimpan gabah, juga untuk menjaga ketersediaan pangan oleh masyarakat setempat.

Adapun teknisnya adalah saat panen petani menyimpan sebagian hasil panennya di lumbung yang ada di wilayahnya dan ketika paceklik atau usai masa tanam, gabah bisa dikeluarkan dari lumbung.

Lumbung yang pengelolaannya masih bagus secara administrasi, meskipun sedikit akan dimaksimalkan.

Lebih lanjut Tutik, sapaan akrab Rahayu Pujiastuti, mengatakan, rencana ke depan lumbung padi yang masih aktif akan dibina oleh Pemkab Madiun melalui OPD terkait.

"Untuk lumbung padi yang masih aktif dalam bentuk gabah akan kita bina lagi ke usaha ekonomi produktif. Jadi, nantinya lumbung tidak hanya menyimpan gabah saja, namun bisa juga beras," kata dia.

Ia menambahkan lumbung menyediakan bahan baku kemudian disetorkan ke penggilingan dan dikonsumsi oleh masyarakat. Pemkab Madiun memiliki Toko Mitra Tani (TMT) yang menjual hasil pangan yang dihasilkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan lainnya.

Data Pemkab Madiun mencatat, ketersediaan beras di Kabupaten Madiun saat ini dalam kondisi lebih atau surplus. Ketersediaan beras per bulan September 2023 di Kabuapten Madiun mencapai 48.188 ton, sedangkan kebutuhan beras di Kabupaten Madiun per bulannya mencapai 6.600 ton.

Pengurus Lumbung Padi di Dusun Bangka, Desa Tulung Rejo, Madiun Mariadi, mengatakan bahwa keberadaan lumbung padi di dusunnya sudah sejak tahun 198 0-an dan masih aktif hingga sekarang.

Dalam kelompoknya masing-masing KK menyetor gabah 10 kilogram setiap panen. Pemanfaatannya selain menjaga ketersediaan pangan dan simpan pinjam, juga untuk keperluan lingkungan seperti penerangan jalan, membuat jembatan, dan lain-lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala tarik tunai Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala tarik tunai Bank ...
  • Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng
    Preview komentar:
    Wa Call Center layanan blokir kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center layanan Blokir kartu ATM Bank ...
  • Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain
    Preview komentar:
    Wa Call Center layanan buka blokir Ollin by ...
    Wa Call Center layanan buka blokir Ollin by ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Daerah
Tim SAR Gabungan Temukan Se...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.