Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Respons Cepat, Pemkot Denpasar Rutin Gelar Bazar Pangan untuk Turunkan Inflasi

📅 Sabtu, 23 Sep 2023, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Respons Cepat, Pemkot Denpasar Rutin Gelar Bazar Pangan untuk Turunkan Inflasi Doc: ANTARA/Ni Luh Rhismawati
Ket. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar AA Gde Risnawan saat berbincang dengan salah satu pedagang di ajang bazar pangan di Denpasar, Jumat (22/9/2023).

Denpasar - Respons cepat, Pemerintah Kota Denpasar, Bali, rutin menggelar bazar pangan untuk menekan laju inflasi di kota setempat, sekaligus menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

"Pemerintah Kota Denpasar memang gencar melaksanakan bazar pangan dan pasar murah. Kami harapkan ini bisa membantu meringankan masyarakat mendapatkan bahan pokok," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar AA Gde Risnawan di Denpasar, Jumat.

Risnawan saat meninjau bazar pangan yang digelar di Banjar Lebah, Denpasar, menyampaikan dalam setiap agenda bazar pangan pemerintah setempat bekerja sama dengan para distributor, Bulog dan pelaku UMKM yang berada di lingkungan desa/kelurahan.

"Tentu dalam bazar pangan ini masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dan komoditas lainnya dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan di pasaran. Masyarakat kami harapkan dapat memanfaatkan momen ini," ucapnya didampingi Kabag Perekonomian Kota Denpasar I Wayan Putra Sarjana itu.

Pada bazar pangan kali ini yang digelar oleh Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar itu diantaranya tersedia beras, cabai, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, dan bahan pokok lainnya.

Selain itu ada juga beberapa UMKM di wilayah setempat yang tergabung dalam bazar pangan ini yang menjual aneka camilan, minuman, dan lauk pauk.

Bulog yang juga terlibat dalam bazar pangan itu menyiapkan beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp50.500, gula pasir 1 kilogram seharga Rp14.000, dan beras premium kemasan 10 kilogram seharga Rp127.000.

Sedangkan distributor beras yang lainnya menjual beras premium kemasan 5 kilogram seharga Rp68.000, Minyakita 1 liter Rp14 ribu. Sementara bawang merah 1 kilogram Rp20.000 dan cabai 1 kilogram Rp35.000.

Sementara itu Perbekel Desa Sumerta Kaja I Gusti Ngurah Mayun menyambut baik bazar pangan yang dilaksanakan di Balai Banjar Lebah ini.

"Kami berharap pelaksanaannya dapat dilaksanakan berkesinambungan sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok tentunya dengan harga yang lebih murah," ujar Ngurah Mayun.

Selain bazar pangan, desa setempat sebelumnya juga disasar kegiatan pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Denpasar.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian Pemerintah Kota Denpasar sehingga warga kami bisa mendapatkan bahan pokok yang lebih murah," ucapnya.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali merilis pada Agustus 2023 Kota Denpasar tercatat mengalami inflasi setinggi 0,21 persen yang ditunjukkan dengan kenaikan Indeks Harga Konsumen dari 114,72 pada Juli menjadi 114,96 pada Agustus 2023.

Sementara itu, tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2023 terhadap Agustus 2022 atau year on year /yoy) tercatat setinggi 2,91 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.