Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Srettha: Thaksin Turut Berperan di Pemerintahan

📅 Jumat, 22 Sep 2023, 02:45 WIB | Oleh:
Srettha: Thaksin Turut Berperan di Pemerintahan Doc: AFP/Lillian SUWANRUMPHA
Ket. PM Thailand, Srettha Thavisin

BANGKOK - Perdana Menteri Thailand, Srettha Thavisin, mengatakan bahwa mantan pemimpin Thaksin Shinawatra bisa berperan dalam pemerintahan setelah dia dibebaskan dari penjara.

"Saya yakin dia mempunyai nilai tambah bagi pemerintah dan rakyat Thailand," kata PM Srettha dalam sesi wawancara di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (20/9).

PM Srettha saat ini sedang berupaya untuk menghidupkan kembali perekonomian yang pertumbuhannya tertinggal dibandingkan negara-negara tetangganya selama hampir satu dekade pemerintahan militer. Komentarnya juga merupakan tanda bagaimana Thaksin terus mempengaruhi politik negaranya.

Thaksin, 74 tahun, terpaksa melarikan diri pada 2008 untuk menghindari tuduhan korupsi dan pada Agustus lalu ia kembali ke negaranya setelah 15 tahun mengasingkan diri. Thaksin tiba di Thailand beberapa jam sebelum Srettha terpilih di Parlemen sebagai perdana menteri.

Kemenangan Srettha terjadi berkat bantuan Senat, yang merupakan kesepakatan antara kelompok pro-militer royalis dan Thaksin.

Menjabat sebagai PM sejak 2001 hingga kudeta pada 2006, Thaksin masih memegang kekuasaan sebagai kepala keluarga yang mendominasi politik Thailand selama dua dekade, meski telah dinyatakan bersalah secara in-absentia.

Sekembalinya ke Tanah Air, Thaksin dikirim ke penjara untuk menjalani hukuman delapan tahun dan segera dipindahkan ke rumah sakit polisi setelah mengeluh nyeri dada dan tekanan darah tinggi.

Beberapa hari lalu, Thaksin mengajukan petisi kepada Raja Maha Vajiralongkorn untuk mendapatkan pengampunan kerajaan dan pada gilirannya hukumannya pun diringankan menjadi satu tahun. Saat ini pihak keluarganya sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk mendapatkan pembebasan bersyarat lebih awal.

"Dia dulu, dan mungkin masih, perdana menteri paling populer dalam sejarah politik Thailand," kata Srettha tentang Thaksin yang dianggap sebagai tokoh berpengaruh di partainya, Pheu Thai. "Tentu saja, hal ini memiliki alasan yang baik dan jika dia bebas, tidak bijaksana bagi saya untuk tidak meminta pendapatnya dan juga perdana menteri lainnya," kata Srettha, tanpa menjelaskan peran apa yang mungkin dimainkan Thaksin dalam pemerintahan baru yang dipimpinnya.

Kurang Pengalaman

Kehadiran Srettha di sesi ke-78 Majelis Umum PBB menandai keterlibatannya yang pertama di luar negeri sejak menjabat pada awal September. Dia adalah pemimpin baru pertama Thailand dalam hampir satu dekade setelah militer merebut kekuasaan dalam kudeta 2014 yang menggulingkan Yingluck Shinawatra, adik perempuan Thaksin.

Perdana menteri baru dipandang sebagai pilihan yang lebih cocok bagi kelompok royalis konservatif Thailand.

Senat yang ditunjuk militer menghalangi pencalonan Pita Limjaroenrat sebagai perdana menteri ketika partai reformisnya mendorong pelonggaran undang-undang negara yang menghukum penghinaan terhadap keluarga kerajaan.

Setelah lebih dari 30 tahun bekerja di sektor swasta, Srettha mengakui kurangnya pengalaman politiknya selama sesi wawancara dan menepis segala kekhawatiran mengenai ketahanan koalisi yang berkuasa.ST/Bloomberg/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.