Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hilirisasi Bisa Perbesar Surplus Perdagangan

📅 Kamis, 21 Sep 2023, 06:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hilirisasi Bisa Perbesar Surplus Perdagangan Doc: istimewa

JAKARTA - Peneliti Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Ragimun mengungkapkan beberapa strategi untuk memperbesar surplus perdagangan Indonesia.

"Mungkin bisa 5-6 persen, bila memaksimalkan proses dalam hilirisasi industri serta dengan cara meningkatkan ekspor dan menurunkan impor," kata Ragimun kepada di Jakarta, Rabu (20/9).

Sebagai contoh, dia menjelaskan dalam industri nikel, pembuatan baterai menjadi hasil akhir yang diinginkan. Namun sebelum menjadi baterai, ada bijih nikel yang dapat dimanfaatkan untuk bisa dijual sebagai nilai tambah ekspor Indonesia di pasar internasional. Hal itu menurutnya diperlukan, mengingat modal untuk pembuatan baterai sangat besar.

Lebih lanjut Ragimun menyampaikan, ekspansi dagang ke negara-negara non-tradisional seperti Amerika Latin, Afrika, serta beberapa negara Asia juga perlu dilakukan, supaya pangsa pasar Indonesia semakin luas.

"Selain penetrasi ke pasar tradisional seperti Eropa, Tiongkok, dan Amerika Serikat, pemerintah juga perlu meningkatkan penetrasi ke pasar non-tradisional," ujarnya.

Di sisi lain, untuk mendapatkan keuntungan dagang yang lebih tinggi, Ragimun mengatakan pengurangan beban impor juga mesti dilakukan, dengan cara memaksimalkan produksi dalam negeri untuk bahan pokok tertentu.

Dampak Berkelanjutan

Menurutnya walaupun ongkos produksi serta distribusi produk-produk dalam negeri lebih tinggi, namun dampaknya akan dirasakan secara berkelanjutan untuk Indonesia.

"Mungkin harga komoditas dalam negeri lebih mahal, tapi jangan mengambil keuntungan sesaat dari impor, harus lihat berkelanjutan," kata Ragimun.

Dia juga menyampaikan, pengalokasian uang hasil keuntungan dagang ke sektor riil harus ditingkatkan, supaya mempercepat laju perekonomian, serta menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Adapun merujuk data Badan Pusat Statistik Nasional (BPS), neraca perdagangan Indonesia per Agustus 2023 surplus sebesar 3,12 miliar dollar AS.

Hal tersebut menjadi bulan ke-40 Indonesia surplus neraca perdagangan berturut-turut sejak Mei 2020, dengan akumulasi surplus yang diperoleh sejak Januari 2023 mencapai 24,34 miliar dollar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.